oleh

Anggota Komisi XI DPR RI Apresiasi Pemulihan Ekonomi Oleh OJK dan Industri Jasa Keuangan DI Jawa Tengah

INILAHONLINE.COM, SEMARANG

Dalam masa reses persidangan III tahun 2020-2021 anggota Komisi XI DPR RI Dr Mustofa melakukan kunjungan kerja di OJK Regional 3 Jateng dan DIY bersama Perwakilan Industri Jasa Keuangan.

Kunjungan kerja kali ini, untuk menjaring aspirasi, masukan, dan kendala yang dialami Industri Jasa Keuangan dalam penerapan program Pemulihan Ekonomi Nasional (PEN) maupun penyaluran Kredit Usaha Rakyat (KUR) di Jawa Tengah.

Mantan Bupati Kudus 2 periode ini juga menjelaskan, secara nasional sektor jasa Keuangan telah memberikan kontribusi yang besar dalam program PEN, antara lain melalui restrukturisasi kredit, Penempatan Uang Negara, Subsidi Bunga dan Penjaminan Kredit.

“Hanya saja saat ini masih perlu peningkatan literasi masyarakat mengenai manfaat penjaminan kredit,” katanya.

Dalam kesempatan tersebut, memberikan apresiasi atas upaya-upaya yang telah dilakukan oleh OJK dalam program PEN termasuk dalam mengembangkan UMKM melalui platform UMKM-MU, media pemasaran digital yang mudah diakses oleh pelaku UMKM maupun masyarakat.

“Kolaborasi OJK dan Industri Jasa Keuangan di Jawa Tengah ini, dapat menjadi contoh bagi daerah lain,” katanya.

Kepala OJK Jateng-DIY Aman Santosa menyampaikan, OJK akan terus mendorong agar perekonomian dapat segera pulih. Provinsi Jawa Tengah memiliki kontribusi yang signifikan dalam menyalurkan Kredit Usaha Rakyat (KUR) kepada masyarakat. Sejak Agustus 2015 sampai Desember 2020, KUR telah terealisasi sebesar Rp 118,05 triliun kepada 4,98 juta debitur.

“Upaya ini menjadikan Provinsi Jawa Tengah sebagai Provinsi Penyalur KUR tertinggi, dibandingkan provinsi lainnya,” ujarnya.

Data menunjukkan realisasi program PEN di Jawa Tengah sampai dengan akhir Januari 2021 cukup besar. Restrukturisasi kredit debitur terdampak Covid-19 di sektor perbankan mencapai 61,17 T dari 1.232,84 ribu debitur, sementara di industri keuangan non bank mencapai 17,94 T dari 875,85 ribu debitur. Penempatan uang Negara telah tersalurkan Rp 43,90 T, penjaminan kredit Rp 2,31 T dan subsidi bunga Rp 1,01 T.

Aman menambahkan, OJK Kantor Regional 3 Jawa Tengah dan DIY siap berkolaborasi dengan Pemerintah Daerah dan Industri Jasa Keuangan, dalam percepatan pemulihan ekonomi Jawa Tengah melalui rencana strategis OJK di tahun 2021, yaitu Ayo Jateng Menabung, Bussines Matching UMKM Offtaker, Bussines Matching Klaster UMKM, Virtual Expo, dan Pembiayaan Murah.(Suparman)

Komentar