Balitbang Kemen PUPR Nobatkan “Kamojang Hill Bridge” Sebagai Jalan Hijau Indonesia

06/11/2018 10:10:59 Kategori: , ,

INILAHONLINE.COM, KAMOJANG-KAB.BANDUNG

Pusat Penelitian Pembangunan Jalan dan Jembatan, Badan Penelitian dan Pengembangan (Balitbang) Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR), sejak satu tahun lalu melakukan penilaian untuk Peringkat Jalan Hijau (Green Road Rating) di seluruh Indonesia. Pada tahun 2018, pembangunan infrastruktur jalan dan jembatan Cukang Monteng “Kamojang Hill Bridge” di Kecamatan Ibun, dinobatkan sebagai jalan hijau Indonesia melalui penghargaan Green Road Rating Indonesia.

Penghargaan tersebut diberikan langsung dari Kepala Balitbang Kementerian PUPR, Danis H Sumadilaga kepada Kepala Dinas PUPR Kabupaten Bandung Ir.H.Agus Nuria., M.Si, pada acara PUPR Conference

"Peningkatan Kepedulian Masyarakat Jasa Konstruksi dalam Menerapkan Sistem Manajemen Keselamatan dan Kesehatan Kerja (SMK3) dan Keselamatan Konstruksi", di Hall B 3 JIExpo Kemayoran, Kamis (1/11/2018).

"Alhamdulillah Pemkab Bandung untuk pertama kalinya berhasil meraih penghargaan Green Road Rating, melalui Kamojang Hill Bridge sebagai Jalan Hijau Indonesia," kata Kepala Dinas PUPR Kabupaten Bandung.

Untuk dapat disebut Jalan Hijau lanjutnya, proyek pembangunan jalan baru maupun lama harus memenuhi kriteria keberlanjutan yang dilihat dari aspek lingkungan, akses dan transit (transportasi masyarakat), pelaksanaan konstruksi, material dan sumber daya alam yang digunakan dan juga teknologi perkerasan.

“Jalan hijau adalah jalan yang dirancang dan dilaksanakan dengan menerapkan prinsip keberlanjutan yang meliputi aspek perlindungan lingkungan, aspek pemenuhan kebutuhan dasar manusia, dan aspek ekonomis,” ujarnya.

Dirinya mengungkapkan, terpilihnya jalan dan jembatan Cukang Monteng tersebut karena dinilai sudah memenuhi persyaratan, yakni berupa dokumen Life Cycle Cost atau diwakili oleh Laporan Studi Kelayakan dan dokumen lingkungan seperti Amdal/UKL-UPL/Izin Lingkungan.

“Pembangunan infrastruktur di Ibun ini sudah memenuhi prosedur, mulai dari perencanaan, penganggaran, pelaksanaan konstruksi juga operasionalnya, bahkan sudah direncanan beberapa tahun. Saya harap infastruktur ini akan meningkatkan kepuasan masyarakat dalam bertransportasi,” ungkap Agus.

Dalam pembangunannya kata Agus Nuria, jalan tembus Kamojang tersebut merupakan akses penunjang Jalan strategis nasional Jabar Selatan dan jalan alternatif jalur mudik hari raya antara kabupaten Bandung dan Kabupaten Garut. Selain itu lanjutnya, jalan ini juga disebut sebagai akses wisata geothermal dan pembangkit tenaga listrik panas bumi Kamojang.

“Pada tahap awal, dilakukan kegiatan pembangunan jembatan pelengkung rangka baja dan pembangunan jalan beton sepanjang 2,4 km. Ya ini memang pembangunan jalan baru, dengan maksud mengalihkan jalan yang semula terjal tanjakan dan turunan, sekarang lebih nyaman dan aman,” paparnya.

Sementara itu, ditemui di tempat berbeda Bupati Bandung H. Dadang M. Naser, SH,S.Ip.,M.Ip mengapresiasi pembangunan infrastruktur jalan dan jembatan Cukang Monteng menjadi jalan hijau Indonesia. Menurutnya, kegiatan pembangunan jalan harus memberi dampak terhadap lingkungan, sehingga perlu diantisipasi mulai dari perancangan, pelaksanaan, konstruksi dan operasionalisasinya agar sesuai dengan aspek-aspek pembangunan berkelanjutan.

"Keberhasilan ini merupakan bukti kerja keras Pemkab Bandung di bidang infrastruktur, yang harus menjadi motivasi untuk semakin berinovasi. Dengan semangat sabilulungan pemerintah dan masyarakat, ayo berkontribusi wujudkan Kabupaten Bandung yang nyaman, aman rapi, tertata dan ramah lingkungan,” pungkas Bupati.

Selain Cukang Monteng Kecamatan Ibun Kabupaten Bandung pada tahun 2018, Beberapa infrastruktur jalan dan jembatan yang berhasil mendapatkan Peringkat Jalan Hijau Indonesia pada 2015-2016 diantaranya Jalan Tol Bali Mandara di Bali, underpass Dewa Ruci di Bali, Jembatan Kelok Sembilan di Padang, Sumatera Barat, Jalan tembus Jl. Kartini-Jl. Gajah di Kota Semarang dan peningkatan jalan Karangandong- Kejambean Kulon di Kabupaten Gresik.

(Hilda)