Banjir Cirebon Menggerus Batu Bantalan Rel, Operasional Perjalanan Kereta Api Tidak Terganggu

Daerah350 Dilihat

INILAHONLINE.COM, BANDUNG – Banjir yang terjadi di wilayah Kabupaten Cirebon, Jawa Barat hingga menggerus jalur kereta api tidak berdampak terhadap operasional perjalanan kereta api. Demikian dikemukakan, Manager Humas PT Kereta Api Indonesia (Persero) Daerah Operasi 2 Bandung, Joni Martinus.

“Alhamdulillah, berdasarkan informasi yang diperoleh kondisi berangsur membaik dan larangan untuk melintas di lokasi sudah dicabut, yang sempat mengganggu operasional kereta api di wilayah tersebut,” ucapnya.

Joni menegaskan, sampai saat ini operasional kereta di Daop 2 masih berjalan normal dan sesuai jadwal terutama kereta-kereta yang menuju arah Cirebon, Semarang dan Surabaya Pasarturi.

“Dari Daop 2 ada dua kereta yang melintas ke wilayah Cirebon yaitu KA Ciremai Ekspress dan KA Harina, tapi sejauh ini masih sesuai jadwal,” kata Joni, kepada awak media, Jumat (23/2/2018).

Namun demikian menurut Joni, pihaknya tetap siaga dan mengantisipasi kemungkinan ada keterlambatan kedatang kereta Ciremai dari arah Cirebon menuju Bandung pada malam ini.

”Kita siagakan berbagai kemungkinan yang terjadi termasuk petugas yang terus memantau kondisi jalur kereta api,” ujarnya.

Banjir yang menggerus material di bawah jalan kereta di Km 253 + 300 sampai dengan 254 + 400 antara Stasiun Ketanggungan – Stasiun Ciledug (arah Purwokerto) mengakibatkan gogosan sepanjang 700 meter serta menggenangi rel kereta api di Km 185 +500 sampai dengan Km 186 + 600 antara Stasiun Tanjung – Stasiun Losari (arah Tegal). (Hilda)

banner 521x10

Komentar