Bima Arya sebut Kota Bogor Kembali Zona Merah, PSBMK Diperpanjang Hingga Dua Pekan

Berita, Megapolitan602 Dilihat

INILAHONLINE.COM, BOGOR

Kota Bogor kembali masuk zona merah atau risiko tinggi penularan Covid-19, setelah pekan lalu turun ke level sedang atau zona oranye.

“Seperti yang kita ketahui Kota Bogor kembali ditetapkan sebagai zona merah yang disebabkan oleh beberapa hal,” ujar Bima di Balai Kota Bogor, Selasa (29/9/2020).

Wali Kota Bogor Bima Arya mengungkapkan ada tiga alasan Kota Bogor kembali tergelincir kembali ke zona merah Covid-19. Pertama, jumlah kematian akibat kasus Covid-19 meningkat tajam. Tercatat ada enam orang yang meninggal karena Covid-19.

Kedua, kesembuhan turun dibandingkan dengan pekan sebelumnya. Ketiga, keterisian tempat tidur atau bed di Rumah Sakit (RS) untuk pasien Covid-19 naik, hingga di atas 60 persen.

Ditetapkannya Kota Bogor sebagai zona merah ini bertepatan dengan berakhirnya masa Pembatasan Sosial Berskala Mikro dan Komunitas (PSBMK). Oleh sebab itu Pemkot Bogor bersepakat untuk memperpanjang kebijakan tersebut.

“PSBMK ini akan berlanjut 2 minggu ke depan untuk kita akan evaluasi berdasar data yang ada,” kata Bima.

Dalam penerapan perpanjangan PSBMK ini, Pemkot akan fokus memperketat protokol kesehatan dan membatasi aktifitas warga namun aturan jam malam akan diperlonggar.

Diperlonggarnya aturan jam malam disebabkan sedikitnya angka sebaran Covid-19 dari klaster tersebut. Saat ini sebaran lebih didominasi dari klaster perkantoran.

Sementara itu, dari data Gugus Tugas Covid-19 Kota Bogor per Senin kemarin, terjadi penambahan kasus harian pasien positif. Tercatat, ada 26 kasus baru yang terjadi hari Senin. Dengan penambahan itu maka akumulatif pasien positif Covid-19 di Kota Bogor mencapai 1.206 orang.

Penambahan juga terjadi terhadap kasus pasien sembuh. Data Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Bogor melaporkan, sebanyak 16 orang dinyatakan sembuh. Total, saat ini jumlah pasien yang telah selesai isolasi atau sembuh sebanyak 843 orang.

Sementara untuk pasien yang masih menjalani perawatan atau sakit sebanyak 317 orang. Untuk kasus kematian juga bertambah satu kasus baru sehingga sudah ada 46 orang meninggal dunia akibat Covid-19 di Kota Bogor. (ian Lukito)

banner 521x10

Komentar