oleh

Bupati Bogor Pastikan Tidak akan Lakukan Pemberlakuan Ganjil Genap

INILAHONLINE.COM, CIBINONG

Bupati Bogor, Ade Yasin memastikan pihaknya tidak melakukan Ganjil-genap seperti yang akan dilakukan Pemerintah Kota Bogor pada akhir pekan selama 14 hari kedepan.

Ade Yasin mengaku bawah pemberlakuan aturan itu tidak akan berjalan dengan mulus karena luas wilayah Kabupaten Bogor yang 28 kali lebih besar daripada Kota Bogor.

“Kalau kita terapkan ganjil genap, kan kabupaten Bogor pintu masuknya banyak, luasnya pun 28x lebih luas dari kota, sehingga kita tidak bisa sama dengan Pemkot,” kata Ade Yasin saat ditemui wartawan usai melantik 88 Kepala Desa di Kabupaten Bogor di Lapangan Tegar Beriman, Jumat (5/2/2021)

Dia juga menuturkan untuk mengantisipasi pemberlakuan ganjil-genap di kota Bogor yang tentu akan berdampak di sektor wisata di Kabupaten Bogor, ia berupaya memperketat PPKM di tingkat mikro.

“Kami menerapkan PPKM mikro sehingga setiap RT RW menjaga wilayahnya masing-masing saat ada pengunjung luar daerah yang datang ke wilayahnya.Kita lebih dengan cara kita sendiri dengan memanfaatkan atau memberdayakan RT RW dan desa di Kabupaten Bogor,” jelasnya.

Lebih rinci, Ade Yasin memaparkan bahwa di tiap-tiap tempat wiasata di Kabupaten Bogor akan kembali diperketat pemberlakuan Protokol Kesehatan (Prokes) agar tidak adanya kluster akibat pemberlakuan ganjil-genap di Kota Bogor yang akan berdampak ke sektor wisata di Kabupaten Bogor.

“Di tiap-tiap tempat wisata kita himbau untuk melakukan prokes dan pembatasan pengunjung sesuai dengan protokol kesehatan yang berlaku, tidak boleh full. Kami pastikan itu dalam pantauan kami. Kita akan bubarkan jika ada kerumunan,” tegas Ade Yasin.

Komentar