Caleg Partai Berkarya Usung Konsep Perbaikan Ekonomi

INILAHONLINE.COM, JAKARTA

Milasari Kusumo Anggraini (Caleg DPR RI Partai Berkarya) dari Daetah Pemilihan (Dapil) Jawa Tengah IV memiliki konsep perbaikan ekonomi.
“Mulailah Membangun Ekosistem Ekonomi Kerakyatan, karena tidak banyak Caleg yang hadir di tengah masyarakat dengan membawa konsep perbaikan ekonomi,” ujarnya.

Menurutnya, dengan aktif membangun ekonomi kerakyatan dengan membentuk ratusan komunitas usaha kecil dan menengah (UKM) dan petani di daerah diharapkan membuat para petani bersemangat memproduksi hasil pertanian yang dapat bersaing di pasar nasional dan memotivasi usaha kecil terus meningkatkan omzet penjualan.

“Sejak memutuskan terjun ke politik, saya aktif membangun ekonomi kerakyatan dengan membentuk lebih dari seratus komunitas usaha kecil dan menengah (UKM) dan petani, khususnya di Kabupaten Wonosobo,” ungkap Milasari Kusumo Anggraini Caleg Dapil Jateng IV meliputi Kabupaten Purworejo, Wonosobo, Magelang, Magelang Kota, dan Temanggung

Milasari juga mengatakan, untuk membangun ekonomi kerakyatan harus dimulai dengan membina petani mendapatkan produk pertanian terbaik, menampung dan memasarkannya. Dengan begitu petani tidak perlu lagi menunggu tengkulak membeli hasil panen. Petani juga menikmati harga hasil panen yang layak dan menyejahterakan.

“Saya blusukan ke desa-desa, bahkan sampai ke desa paling terpencil di lereng Gunung Sumbing, dan lereng Gunung Sindoro,” kata CEO PT Intrajasa dan PT Berkarya Makmur Sejahtera, perusahaan yang mengembangkan toko grosir GoRo atau Gotong Royong itu.

Lebih lanjut dikatakan, di sektor UKM, lanjut Milasari, ia membantu anggota komunitas membangun toko-toko kecil dan mengisinya dengan barang-barang yang banyak diperlukan masyarakat.

“UKM selalu kesulitan uang tunai untuk memenuhi tokonya dengan aneka macam barang,” kata Mbak Mila, demikian perempuan itu biasa dipanggil.

Mila juga mengatakan, pihaknya ikut membantu meringankan UKM dengan memberi tenggang waktu pembayaran, lalu kami memotivasi mereka untuk meningkatkan omzet.

Ditoko eceran yang dibangun dengan bantuannya menjual bahan pokok, dan melibatkan banyak pemasok di tingkat petani dan peternak level ekonomi mikro.

“Ternyata respon pelaku ekonomi, terutama para supplier, sangat positif karena sistem ini menjawab kebutuhan masyarakat kelas menengah dan bawah di seluruh Indonesia,” Imbuhnya.

Di Wonosobo, misalnya, saat ini telah terbentuk seratus komunitas petani dan UKM. Jika satu komunitas beranggotakan seratus orang, maka ada 10 ribu orang yang terlibat dalam UKM. Di luar komunitas, Mila juga menggandeng koperasi.

“Yang kami inginkan adalah situasi perekonomian masyarakat kembali seperti era Presiden Soeharto,” ujar Mbak Mila.

Caleg-caleg Partai Berkarya di seluruh Indonesia, kata bendahara DPW Partai Berkarya Jateng itu, berusaha membangun ekosistem ekonomi kerakyatan. Tanpa membangun ekosistem, sangat sulit mewujudkan ekonomi kerakyatan yang kuat.

“Ini juga komitmen Partai Berkarya dan Pak Tommy Soeharto,” ujarnya lagi. “Kami akan terus berkarya demi mewujudkan Indonesia makmur dan sejahtera.”

(Piya Hadi)

banner 521x10

Komentar