Diknas Jateng, Kuota Zonasi Jalur Prestasi PPDB SMA Naik Menjadi 15 Persen

INILAHONLINE.COM, SEMARANG

Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Jateng akhirnya merevisi terhadap seleksi prestasi , calon penerimaan peserta didik baru (PPDB) SMA pada jalur prestasi yang diterima, paling banyak 15% dari total jumlah keseluruhan peserta didik yang diterima.

Gubernur Jateng Ganjar Pranowo mengatakan, jumlah sebanyak itu diputuskan Kementrian Pendidikan setelah diminta Presiden Joko Widodo , untuk siswa yang berprestasi dari luar zonasi yang semula 5% dan menjadi komposisi yang bagus, meski banyak orang yang justru meminta lebih.

”Dalam kenaikan ini para orang tua siswa juga diingatkan untuk tidak lagi cemas, serta secara tegas meminta agar tidak menipu surat domisili. Selain akan diberikan sanksi tegas, juga akan mengeluarkan siswa tersebut yang diketahui ada penipuan saat membuat surat domisili,”tegasnya.

Menurutnya, karena PPDB ini, juga dalam rangka mengajak masyarakat investasi kejujuran untuk membangun masa depan.Diharapkan orang tua melakukan contoh yang baik terhadap anaknya tentang kejujuran.

“Kalau soal kualitas gurunya dianggap kurang, akan kita rotasi. Kalau fasilitasnya kurang, kita perbaiki. Komplain yang masuk banyak, tujuan kita ini kan untuk memacu menyamakan derajat sekolah,” ujarnya usai menerima Duta Besar Korea Selatan Umar Hadi, di Puri Gedeh, Kamis (27/6/2019).

Terkait masalah komplain dari masyarakat, Ganjar mengaku, memang banyak akan tetapi diharapkan sistem itu membuat PPDB lebih baik. Soal juara, Jateng juga tetap menerapkan urutan prestasi yang berjenjang. Mulai juara kabupaten, provinsi hingga tingkat nasional seluruhnya akan diverifikasi.

“Jangan sampai ada sertifikat yang sengaja “dimunculkan”, karena kementerian sudah mengatur ketentuannya. Silahkan yang berprestasi disampaikan. Yang bingung dan cemas konsultasi kepada dinas setempat, agar tidak ada kecurigaan,” tuturnya.

(Suparman)

banner 521x10

Komentar