oleh

Dinilai Bermasalah, KAM-BR Pertanyakan Proyek Pembangunan Jembatan Kali Angke Sukahati-Jampang

INILAHONLINE.COM, CIBINONG

Kelompok Mahasiswa yang tergabung dalam Kesatuan Aksi Mahasiswa Bogor Raya (KAM-BR) mempertanyakan proyek pembangunan jembatan kali angke (Jalur Cepat) pada ruas jalan Sukahati-Jampang Kecamatan Kemang karena dinilai bermasalah

Hal tersebut bukan tanpa dasar, Koordinator KAM-BR, M Ikhsan mengatakan dari laporan hasil audit BPK RI bahwa ditemukan kelebihan pembayaran pada pekerjaan tersebut hingga 1 Miliar lebih.

“Jelas dalam laporan BPK ada kelebihan pembayaran yang mencapai 1 Miliar lebih pada proyek yang dimenangkan PT Mulyagiri tersebut, hal ini menjadi temuan awal untuk aparat penegak hukum menelusuri lebih dalam apakah ada indikasi tindakan pidana korupsi dalan proyek tersebut,” jelas Ikhsan dalam keterangan persnya, Kamis (24/9/2020).

Selain itu, ia juga membeberkan bahwa terdapat ketidakpatuhan dalam pelaksanaan pemilihan penyedia yang dilakukan oleh Kelompok Kerja (Pokja) 2.

“Sejak awal memang prosesnya tidak beres, Kepala ULP harus bertanggungjawab atas masalah yang ditimbulkan Pokja 2, padahal seharusnya PT Mulyagiri gugur karena tidak memenuhi syarat dalam dokumen pemilihan,” ungkapnya.

Ikhsan juga merasa geram karena dalam laporan BPK Pokja 2 menerangkan bahwa keputusan dalam menentukan pemenang dipengaruhi oleh pihak lain.

“Hal tersebut betul-betul patut dicurigai, ada apa dibalik proyek ini, kami mendesak aparat penegak hukum harus segera bergerak cepat mengusut permasalahan ini,” ujarnya.

Ia mengaku akan terus mengawal permasalahan tersebut hingga tuntas.

“Kami akan terus mengawal masalah ini hingga tuntas dan akan kembali melakukan aksi unjuk rasa jilid 2 di depan Dinas PUPR,” pungkasnya.(KAM-BR/ian Lukito)

Komentar