INILAHONLINE.COM, BANDA ACEH
Kementerian Pemuda dan Olahraga Republik Indonesia (Kemenpora RI) bersama Generasi Muda Desa Nusantara (Gema Desantara) tengah gencar mengkampanyekan gerakan Pemuda Anti Narkoba diseluruh pelosok desa di Indonesia. Gema Desantara sendiri sedang memegang amanah tersebut dengan menyelenggarakan Pelatihan Pemuda Kader Anti Narkoba, di 3 Provinsi besar di Indonesia, yaitu Provinsi Aceh, Provinsi Bali, dan Provinsi DKI Jakarta, Senin (17/9/2018).
Sedangkan untuk Provinsi Aceh, Gema Desantara sendiri menerima tanggungjawab dari Kemenpora RI untuk mengadakan Pelatihan Kader Pemuda Anti Narkoba di lima daerah di Provinsi Aceh yaitu Kota Banda Aceh, Kabupaten Aceh Jaya, Kabupaten Bireun, Kabupaten Pidie. Kegiatan pelatihan tersebut telah dimulai pada bulan September 2018 dan telah mengukuhkakan 1000 kader pemuda anti narkoba dan 100 kader inti pemuda anti narkoba selama lima hari pertemuan di Provinsi Aceh.
Selama lima hari pertemuan tersebut, Gema Desantara telah mengkampanyekan gerakan pemuda anti narkoba di tiga kabupaten, yaitu Kabupaten Aceh Jaya, Kabupaten Bireun, dan Kota Banda Aceh, tinggal dua kabupaten lagi, yaitu di Kabupaten Pidie Jaya, dan Kabupaten Pidie.

Gema Desantara bersama pemuda Banda Aceh dan Alumni Kader Inti Pemuda Anti Narkoba (KIPAN) tengah menyelenggarakan Pelatihan Kader Pemuda Anti Narkoba di Aula Mawardi Nurdin Balai Kota Banda Aceh dengan tema “Keren Itu, Tanpa Narkoba” pada Senin (17/9/2018).
Kegiatan tersebut akan digelar selama dua hari dan menjaring pemuda Kota banda Aceh sebanyak 400 orang dari berbagai latar belakang yang berbeda.
Selanjutnya dalam Pelatihan Kader Anti Narkoba tersebut Walikota Banda Aceh H. Aminullah Usman, SE. Ak, MM langsung membuka acara tersebut dan menyampaikan bahwa sangat menyambut baik adanya Pelatihan Kader Anti Narkoba.
Ia juga berpesan kepada peserta pelatihan agar fokus dan berkomitmen penuh untuk mencegah penggunaan dan peredaran narkoba di kampungnya masing-masing. Menurut, Walikota dibutuhkan komitmen yang serius dari para peserta untuk mencapai tujuan utama dari pelatihan ini.

Pemerintah Kota Banda Aceh bersama Badan Narkotika Nasional (BNN) Provinsi Aceh, dan Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) serta Dinas Pendidikan
(Disdik) Kota Aceh akan ikut berupaya untuk membantu pemuda Gema Desantara berjihad melawan narkoba untuk selamatkan masa depan Indoensia, khususnya di lingkungan Provinsi Aceh. Dan berkomitmen untuk mendukung segala bentuk kegiatan dalam upaya pencegahan narkoba, mengingat narkoba sudah mulai banyak masuk ke Banda Aceh.
Sesuai dengan keinginan Menteri Pemuda dan Olahraga, Imam Nahrawi ditengah Indonesia darurat narkoba, maka kita harus kuatkan lahir dan batin berjihad melawan narkoba untuk selamatkan masa depan Indonesia. Meski, perjuangannya tidak mudah tapi harus disiapkan.
(CJ/Asep Ali)




























































Komentar