oleh

Hadapi Era Revolusi Industri 4.0, Lulusan UMM Wajib Kantongi Sertifikasi Kompetensi

INILAHONLINE.COM, MALANG

Menghadapi dan merespon industri 4.0 Universitas Muhammadiyah Malang (UMM) mewajibkan seluruh mahasiswanya mengantongi sertifikasi kompetensi bidang keahlian sebagai syarat utama kelulusan sebelum mereka diwisuda.

Ketua Lembaga Sertifikasi Profesi (LSP) UMM, Dr Ihyaul Ulum, mengatakan mahasiswa yang telah dinyatakan lulus harus melaksanakan sertifikasi kompetensi terlebih dahulu sesuai bidang masing-masing sebelum di wisuda.

“Selain dijadikan sebagai syarat wisuda, sertifikasi ini dijadikan bukti bahwa mahasiswa yang sudah lulus dari UMM kompeten dalam bidang yang digeluti, sehingga lulusan UMM tidak sulit mencari kerja sekaligus sebagai respons dalam menghadapi industri 4.0,” kata Ihyaul Ulum seperti dikutip anataranews, Selasa (8/1/2019).

Ihyaul mengatakan, sebelum melakukan pengujian, para penguji atau asesor dari dosen UMM diberikan pelatihan oleh Badan Nasional Sertifikasi Profesi (BNSP) selama 5 hari, sehingga para asesor memiliki kompetensi yang baik dalam menguji.

“Saat ini UMM sudah memiliki 93 asesor dan akan bertambah 48 asesor yang sedang mengikuti pelatihan,” ungkapnya.

Guna mendapatkan sertifikasi uji kompetensi, lanjutnya, UMM menyediakan 55 skema sebagai syarat kelulusan bagi mahasiswa. Sebelum wisuda, mahasiswa wajib memilih satu diantaranya untuk diujikan. Skema yang di rancang LSP disesuaikan dengan masing-masing program studi yang ada di UMM.

Namun, menurut ihyaul, ada beberapa skema yang bisa diikuti oleh mahasiswa lintas program studi. Selain itu, juga ada skema yang dirancang di luar program studi yang bisa diikuti oleh seluruh mahasiswa UMM, seperti kewirausahaan.

Selain itu, dalam waktu dekat LSP UMM akan menambah 20 skema sertifikasi kompetensi baru untuk melengkapi 55 skema yang sudah ada. Sertifikat kompetensi yang didapat oleh mahasiswa akan diberikan dengan ijazah mereka. “Setelah lulus, mahasiswa UMM mempunyai dua bukti legitimasi kompetensi dalam bidang akademik maupun nonakademik,” jelasnya.

Dengan mendapatkan sertifikasi kompetensi yang dikeluarkan langsung BNSP melaui LSP UMM. Diharapkan mahasiswa UMM lebih siap dalam menghadapi industri 4.0.

(Mohamad iqbal)

Komentar