Hadapi Musim Hujan, Ada Layanan Kesehatan Tambahan di Stasiun Wilayah Daop 4 Semarang

Berita, Jawa Tengah251 Dilihat

INILAHONLINE.COM, SEMARANG

Memasuki musim penghujung kali ini, faktor kesehatan perlu sekali untuk diperhatikan, apalagi saat bepergian jarak jauh dengan menggunakan Kereta Api. Layanan tambahan dari PT KAI Daop 4 Semarang akan kebutuhan kesehatan diberikan pula kepada para penumpang Kereta Api, yang diwujudkan dengan membuka layanan “terbuka” di Hall Stasiun Tawang dan Poncol. Tepatnya pada masa Angkutan Natal dan Tahun Baru yang sedang berlangsung saat ini.

Secara bergantian dua hari sekali layanan ini akan berpindah dari Stasiun Tawang ke Stasiun Poncol, untuk menambah layanannya selain Pos Kesehatan yang sudah ada secara permanen di dalam stasiun.

“Dimulai hari Sabtu (28/12) merupakan hari pertama, layanan di Stasiun Tawang dibuka, pada pkl 11.00 hingga 16.00. Dibantu pula melalui pengeras suara yang ada di stasiun untuk penyampaian informasi tentang layanan kesehatan ini,” ujar manager Humas Daop 4 Semarang Krisbiyantoro di Semarang.

Di jelaskan, dalam pelayanan kesehatan yang ikut terlibat dalam hal ini, 1 orang dokter umum, 4 paramedis dan 1 tenaga apoteker. Pemeriksaan kesehatan yang bisa dilayani antara lain, pemeriksaan tension, pemeriksaan gula darah, pemeriksaan kholesterol, pemeriksaan asam urat, dan konsultasi medis.

“Mulai Senin ini secara serentak akan dibuka layananan kesehatan terbuka di empat stasiun wilayah Daop 4 Semarang, yakni di stasiun Cepu, Nrombo, Tawang dan Tegal.

“Pembukaan pertama hanya dalam waktu kurang dari 3 jam, sebanyak 32 penumpang kereta api ikut menggunakan kesempatan ini untuk memeriksakan kesehatannya dan konsultasi medis,”paparnya.

Menurut nya, dari sisi internal kami (PT KAI) dapat juga berfungsi sebagai screaning atau pendeteksian dini kepada calon penumpang Kereta Api, sebelum memasuki pintu boarding stasiun yang akan melakukan perjalanan.

Dokter maupun petugas saat itu akan bisa membedakan, penumpang yang sehat dan penumpang yang kurang sehat dan tidak layak melakukan perjalanan dengan Kereta Api.Apalagi penumpang yang dalam kondisi hamil atau pun anak – anak balita.

“Diharapkan layanan kesehatan ini, akan dapat digunakan sebaik-baiknya oleh pengguna jasa Kereta Api,, pungkasnya.

(Suparman)

banner 521x10

Komentar