INILAHONLINE.COM, SURABAYA
Sebanyak 22 wartawan senior mendapat kartu pers nomor satu atau press card number one (kartu pers nomor satu), dalam rangkaian Hari Pers Nasional (HPN) 2019 di Surabaya.
Pembagian kartu pers istimewa ini, dimulai sejak HPN 2010 di Palembang. Kemudian berlanjut di HPN 2011 di Kupang NTT, HPN 2012 di Jambi, HPN 2013 di Sulut, HPN 2014 di Bengkulu tidak diberikan, HPN 2015 di Kepri, HPN 2016 di NTB.
Kemudian dua tahun berturut-turut di HPN 2017 di Ambon dan HPN 2018 di Sumatera Barat absen. Baru di HPN 2019 di Surabaya ada lagi.
“Memang pemberian PCNO itu, tidak harus dipaksakan setiap HPN ada. Itu kan diberikan kepada wartawan pilihan. Mereka itu harus berkinerja profesional, berdedikasi, punya pengorbanan kepada dunia pers, dan menjunjung tinggi kebebasan pers, dan patut diteladani, ” ujar Margiono selaku penanggung jawab HPN.
Beberapa tokoh-tokoh pers yang pernah menerima PCNO ini, antara lain Rosihan Anwar, Jakob Oetama, Atmakusumah Astraatmadja, Bambang Harimurti,Goenawan Mohammad, Ishadi SK, dan Pia Alisyahbana.
Adapun penerima PCNO HPN 2019 disebut berdasar alfabet, sebagai berikut: Ahmed Kurnia Soeriawidjaja (BUMN Track dan Info Publik), Ahmad Munir (Pemred LKBN Antara), Atmadi Sapto Anggoro (Pemred Tirto.id), Apni Jaya Putra (Direktur Program dan Berita TVRI), Djunaedi Tjunti Agus ( PU Mimbar Rakyat.com), Endro S.Effendi ( Pemred Berau Pos), Iwan Haryono (Pemred Radio Elshinta), Iin Yumiyanti (Pemred/Penjab detik.com), Mohamad Ihsan (PU/Pemred Warta Ekonomi), Mirza Zulhadi (Pemred Ayobandung.com), Maria D.Andriana (Wartawan Senior Antara), Naungan Harahap (mantan pengurus PWI Pusat), Rita Sri Hastuti ( Wakil PU Bisniswisata.com), Rajab Ritonga (Direktur UKW PWI), Raja Parlindungan Pane (Dewan Redaksi Topskor), Rohmad Hadiwijoyo (Ketua Umum PRSSNI/kolomnis), H.Sutransyah (Komisaris gemakalteng.com), Supriyadi Alfian (PU SKH Momentum), Tri Agung Kristanto (Wapemred Harian Kompas), Teguh Santosa (Pemred RMOL), Titin Rosmasari (Pemred Trans 7 danCNN), M.), Widodo Asmowiyoto (Mantan Pemred Harian Pikiran Rakyat).
(Piya Hadi)




























































Komentar