IPW Apresiasi Langkah Polda Metro Jaya Copot Kapolsek Kembangan

Berita, DKI Jakarta377 Dilihat

INILAHONLINE.COM, JAKARTA

Indonesia Police Watch (IPW) mengapresiasi Polda Metro Jaya yang mencopot Kapolsek Kembangan Kompol Fahrul Sudiana karena melanggar Maklumat Kapolri, dengan menggelar resepsi pernikahannya di Hotel Mulia, Jakarta, di tengah wabah Corona.

“Langkah tegas perlu dilakukan jajaran kepolisian kepada anggotanya yang mbalelo agar Maklumat Kapolri itu punya wibawa dan tidak gampang dilecehkan, terutama oleh para polisi muda,” kata Neta S Pane, Ketua Presidium IPW, dalam rilisnya, Kamis (2/4/2020).

Menurut Neta, Polri pun harus bersikap adil dalam memberikan sanksi tegas untuk jajarannya yang melakukan pelanggaran maklumat Kapolri. Seperti ada tiga Perwira lain yang “bermasalah” berkaitan dengan wabah Corona. Yakni, Ditkrimum Polda Metro Jaya yang bikin acara bagi-bagi masker di Tanah Abang, Kapolda Sulut yang bikin acara sepeda di Manado, dan Kapolda Sultra yang “membela” 49 TKA Cina hingga lolos masuk ke pedalaman Sultra.

 

“Ketiga pamen dan pati Polri ini belum kena sanksi apapun. Jangan gegara mereka pamen dan pati tidak kena hukuman, sementara seorang Kapolsek dengan gampang “ditendang” dan dicopot serta diperiksa Propam. Jika itu yang terjadi publik akan menilai bahwa Maklumat Kapolri itu beraninya cuma dengan Kapolsek dan takut dengan Kapolda,” tegas Neta.

Kapolri Jendral Polisi Idham Azis telah mengeluarkan maklumat terkait wabah Corona. Salah satunya, larangan membuat keramaian yang melibatkan massa, termasuk di dalamnya adalah resepsi pernikahan. Maklumat Kapolri itu sudah diberlakukan sejak 19 Maret 2020.

Neta mengatakan, masih ada saja anggota Polri yang cuek dengan Maklumat itu, Kapolsek Kembangan misalnya tetap bikin resepsi perkawinan, lalu Kapolda Sulut bikin acara sepeda.

“Sangat disayangkan seorang anggota Polri berusia muda tidak menghargai maklumat kapolri dan nekat melakukan resepsi pernikahan di hotel mewah dan Kapolda Sulut bikin acara sepeda. Seolah maklumat kapolri itu tidak punya wibawa di mata mereka,” ujar Neta.

(Neta S Pane/Budi Santoso)

banner 521x10

Komentar