INILAHONLINE.COM, BOGOR
Insiden hampir tertukarnya jenazah pasien Covid-19 di ruang isolasi RSUD pada Rabu (30/12). Pemerintah Kota (Pemkot) Bogor mengevalusai kinerja Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Kota Bogor.
Wali Kota Bogor Bima Arya Sugiarto menyampaikan, ada dua hal yang wajib dievaluasi manajemen RSUD Kota Bogor.
Pertama, ruang perawatan harus ada yang piket tidak boleh dibiarkan kosong. “tidak boleh kosong. Apalagi, ada jenazahnya itu tetep harus ada piket di situ,” ujar Bima.
Kedua, Jika ada pasien Covid-19 yang meninggal dunia, jenazah pasien harus segera diberi nama. Agar kasus tertukarnya jenazah tidak terulang kembali.
“Begitu jenazah meninggal, harus langsung dilabel. Diberikan tag atau identitas supaya tidak tertukar. Itu evaluasinya,” kata Bima.
Selain itu, Bima menambahkan, manajemen RSUD pun sudah melakukan evaluasi internal. Dan evaluasi tersebut dipimpin langsung oleh Direktur Utama (Dirut) RSUD Kota Bogor, Ilham Chaidir, bersama jajarannya. Agar kasus serupa bisa diantisipasi dan tidak sampai terulang kembali.
Terkait minimnya tenaga kesehatan (nakes) yang berjaga pada malam hari di RSUD, Bima mengakui, saat ini, memang jumlah nakes berkurang. Nakes yang merawat pasien positif Covid-19, ada yang ikut tertular. Sehingga, pekerjaan merawat pasien harus ditangani nakes lain secara dobel.
Bima Pun sudah meminta manajemen RSUD untuk merekrut nakes baru agar kekosongan posisi nakes yang positif Covid-19 bisa terisi.
“Karena banyak nakes yang terpapar, kemudian jadi kurang. Jadi, saya minta tolong diatasi kesulitan itu. Kan sekarang juga sedang dilakukan proses rekrutmen nakes oleh RSUD,” jelas Bima.
Sebelumnya, sempat viral video yang memperlihatkan keluarga pasien yang murka akibat lambatnya pelayanan RSUD Kota Bogor dalam menangani jenazah pasien Covid-19. Bahkan, jenazah pasien W (44) sempat tertukar dengan jenazah laki-laki yang juga berstatus positif Covid-19. Namun, Pihak manajemen RSUD pun sudah meminta maaf kepada keluarga atas insiden tersebut dan semua permasalahan sudah selesai.





























































Komentar