INILAHONLINE.COM, JAKARTA
Kepala Badan Pemeliharaan Keamanan (Baharkam) Polri Komjen Pol Drs Agus Andrianto memerintahkan Kepala Korp Pembinaan Masyarakat (Kakorbinmas) Irjen Pol Risyapudin Nursin, agar menggerakkan seluruh Bhayangkara Bimbingan Keamanan dan Ketertiban Masyarakat (Bhabinkamtibmas) di wilayah seluruh Indonesia.
Perintah Kabaharkam Polri tersebut, agar para Bhabinkamtibmas yang bertugas di tingkat desa sampai dengan kelurahan untuk melakukan himbauan kepada masyarakat agar tidak melakukan mudik. Himbauan itu dilakukan dalam rangka untuk memutus mata rantai penularan Corona Virus Disease 2019 (Covid-19) yang lebih luas sampai kepelosok daerah “Stop, jangan mudik dulu !”
“Baharkamnas yang memiliki tugas pokok dan fungsi membina dan menyelenggarakan fungsi pembinaan keamanan yang mencakup pemeliharaan dan upaya peningkatan kondisi Kamtibmas dalam rangka mewujudkan keamanan dalam negeri, berkewajiban untuk memberikan bimbingan sekaligus himbauan kepada masyarakat terkait pandemi Covid-19,” jelas Irjen Pol Risyapudin Nursin, melalui rilisnya yang dikirim ke inilahonline.com, Kamis (23/4/2020)
Menurutnya, Baharkam Polri menyampaikan informasi dan himbauan kepada masyarakat, bahwa saat ini seluruh dunia termasuk Indonesia tengah dilanda wabah penyakit yang disebabkan Covid-19. Selama pandemi Covid-19 ini, setiap hari makin banyak yang positif terinfeksi, bahkan penderita sakit banyak yang meninggal dunia.
“Awas ! virus ini ganas dan mudah menular, karena tidak semua yg terinfeksi virus ini menunjukkan gejala sakit seperti demam, batuk atau sakit tenggorokan,” ujar Risyapudin Nursin.
Menurut Kakorbinmas, untuk menghentikan penyebaran virus Corona ini, pihaknya mengghimbau dan meminta kepada masyarakat untuk tetap mengikuti protokol kesehatan yang daianjurkan oleh badan kesehatan dunia (WHO) dan anjuran pemerintah agar tetap tinggal dirumah serta tetap melakukan physical distancing (menjaga jarak aman-red) dengan orang lain, agar tidak mudah tertular virus yang meatikan ini.
“Seandainya, anggap saja diri kita sudah terpapar Covid-19, meskipun tidak merasakan ada gejala sakit, tapi jika kita tetap memaksakan diri untuk mudik, maka itu artinya kita membawa dan menularkan virus mematikan kekampung halaman, lalu menginfeksi Bapak Ibu dan saudara kita dikampung halaman, sehingga membuat mereka sakit bahkan meninggal dunia,” tuturnya.
Risyapudin Nursin juga menandaskan, jika kita tidak mudik, maka untuk penangannya relatif akan lebih mudah. Karena dikota besar kita akan lebih mudah kerumah sakit saat sakit, sementara kalau kita sakit di desa akan lebih sulit pelayanan berobat didesa., karena di desa keberadaan Rumah Sakit atau fasilitas kesehatan kurang memadai.

“Dalam melaksanakan tugas, maka Bhabinkamtibmas mempedomani Buku Pedoman Baharkam Polri dalam menghadapi Covid-19 yang susdah dipegang oleh masing masing Bhabinkamtibmas mulai dari Polda, Polres hingga tingkat Polsek,” ungak Risyapudin Nursin
Selain itu, Kakorbinmas Baharkam Polri juga menitipkan pesan kepada Bhabinkamtibmas diwilayah agar memberikan bimbingan dan himbauan kepada masyarakat untuk tetap tinggal di rumah dan tetap waspada terhadap perkembangan lingkungan diwilayahnya masing masing.
“Kami menghimbau dan meminta kepada para masyarakat, agar tetap patuh dan mengikuti himbauan dari para petugas/aparat Polri-TNI yang bertugas dilapangan selama pandemi Covid-19 ini masih melanda negerikita tercinta ini,” pungkas jenderal bintang dua tersebut.
(Piya Hadi)





























































Komentar