Kapolri : Usut Tuntas Tragedi Stadion Kanjuruhan

Berita, Bola, Hukkrim, Nasional784 Dilihat

INILAHONLINE.COM, MALANG — Kapolri Jenderal Polisi Listyo Sigit Prabowo menyampaikan duka cita yang mendalam atas terjadinya peristiwa di stadion Kanjuruhan yang mengakibatkan suporter Arema meninggal dunia.

“Innalillahi wa Innaillahi rajiun, Innalillahi wa Innaillahi rajiun, Innalillahi wa Innaillahi rajiun. Tentunya pertama, mewakili Pemerintah, Presiden dan institusi Polri, kami menyampaikan duka cita yang sangat mendalam terhadap meninggalnya saudara-saudara kita, teman-teman sahabat suporter dari Arema karena insiden yang terjadi tadi malam saat selesai rangkaian kegiatan pertandingan antara Persebaya dan Arema,” jelas Kapolri dalam jumpa pers di Malang, Jawa Timur, Minggu (2/10/22).

Dalam kesempatan tersebut, Jenderal Polisi Listyo Sigit Prabowo menegaskan bahwa, Polri akan menindaklanjuti instruksi dari Presiden Joko Widodo terkait dengan terjadinya peristiwa tersebut. Kapolri menekankan, timnya telah dikerahkan untuk mengusut tuntas terkait dengan proses penyelenggaraan, pengamanan sekaligus melakukan investigasi terkait dengan hal itu.

“Saat ini saya telah mengajak tim dari Mabes Polri terdiri dari Bareskrim, Propam, Sops, Pusdokes, Inafis, Puslabfor untuk melakukan langkah-langkah terkait pendalaman terhadap investigasi yang kami lakukan,” terang Kapolri.

Jenderal Polisi Listyo Sigit Prabowo memaparkan bahwa, tim DVI langsung melakukan proses identifikasi terhadap seluruh masyarakat yang menjadi korban dalam insiden tersebut. Untuk saat ini, berdasarkan hasil koordinasi dengan Dinas Kesehatan kab/kota, jumlah korban meninggal dunia akibat peristiwa tersebut sekarang berjumlah 125.

“Saat ini data terakhir hasil pengecekan verifikasi Dinkes jumlahnya 125, tadi 129, karena ada tercatat ganda. Kemudian tentunya kami lakukan langkah-langkah lanjutan dengan tim DVI kemudian tim penyidik melakukan pendalaman lebih lanjut untuk menginvestigasi secara tuntas dan nanti hasilnya kita sampikan ke seluruh masyarakat,” jelas Kapolri.

Kapolri menyebut, Kepolisian akan melakukan pengumpulan data, fakta dan rekaman CCTV di tempat kejadian perkara atau stadion. Hal itu merupakan gerak cepat aparat dalam mengusut tuntas peristiwa tersebut. “Yang jelas kami serius dan usut tuntas tentunya. Kedepan terkait proses penyelenggaraan dan pengamanan yang akan didiskusikan, akan menjadi acuan dalam proses pengamanan,” jelasnya.

Kapolri Pastikan Audit SOP Pengamanan Pertandingan

Selain itu, Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo memastikan akan melakukan audit prosedur operasional standar atau SOP yang diterapkan para personel dalam pengamanan pertandingan sepakbola di dalam stadion. Pihak keamanan saat itu menembakan gas air mata yang membuat penonton panik.

Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo mendatangi Stadion Kanjuruhan, Malang. (Foto: PMJ News)

“Tim tentunya akan mendalami terkait SOP dan tahapan-tahapan yang telah dilakukan oleh Satgas atau pun tim pengamanan yang melaksanakan tugas pada saat pelaksanaan pertandingan. Tentunya tahapan-tahapan yang ada akan dilaksanakan audit,” pernyataan tersebut disampaikan saat melihat langsung kondisi Stadion Kanjuruhan pasca kericuhan yang terjadi seusai pertandingan Arema FC versus Persebaya di Malang, Jawa Timur seperti dilansir PMJ NEWS, Minggu (2/10/2022).

Menurut Sigit, tim yang diterjunkan ke lokasi akan mendalami semua hal. Hasil pendalaman, nantinya akan menjadi bagian dari proses investigasi yang dilakukan.

“Kemudian kami juga mendapatkan informasi upaya penyelamatan terhadap pemain dan ofisial Persebaya dan Arema FC. Semuanya akan kami dalami dan ini akan menjadi bagian dari investigasi secara tuntas baik dari penyelenggara, dari sisi pengamanan, dan pihak-pihak yang terlibat,” jelasnya.

Tidak hanya itu, Sigit menambahkan pihak kepolisian juga akan melaksanakan pemeriksaan terhadap pihak lain yang dianggap terlibat dalam penyelenggaraan laga Arema FC kontra Persebaya.(humas polri.go.id)

banner 521x10

Komentar