oleh

Kemenag Kabupaten Bogor Gelar Kompetisi Sains Madrasah

INILAHONLINE.COM, CIBINONG

Kementerian Agama (Kemenag) Kabupaten Bogor mengelar Kompetisi Sains Madrash (KSM) tingkat Kabupaten Bogor, bertempat di MAN 1 Cibinong, Sabtu, (20/7/2019).

Dalam laporannya ketua KSM Kabupaten Bogor, Asep Ruhiat menyambut baik kompetisi sains seperti karena akan lahir generasi emas bagi negara Indonesia pada bidang sains sehingga kita bisa bersaing dengan negara luar.

“Pada prinsipnya KSM dapat menjaring siswa/i berprestasi di Kabupaten Bogor sehingga akan lahir calon penerus bangsa yang dapat bersaing di level yang lebih tinggi,”katanya.

Kepala Sub Bagian Tata Usaha Kemenag Kabupaten Bogor, Maksum mengatakan Kementerian Agama (Kemenag) Kabupaten Bogor mengaku akan terus mempromosikan seluruh madrasah yang ada di Bumi Tegar Beriman. Salah satu caranya dengan bersaing dalam kompetisi pendidikan.

Menurutnya, promosi madrasah bisa dilakukan dalam satu kegiatan seperti kompetisi sains madrasah (KSM).

“Seperti KSM ini kan memang menjadi kegiatan rutin. Tetapi hal ini tidak keluar dari upaya meningkatkan kualitas proses pembelajaran. Sekaligus juga peningkatan hasilnya,”ujarnya

Dengan kompetisi tersebut, madrasah di Kabupaten Bogor bisa bersaing sampai ke tingkat nasional. KSM juga bisa menjadi bahan evaluasi proses pembelajaran di dalam madrasah.

“Terutama juga proses manajerial yang ada di madrasah. Hasil yang diharapkan kedepan adanya peningkatan kualitas dan hasil bisa didapatkan. Dengan target nasional tentunya,” sambung Maksum lagi.

Sementara itu, Sekretaris KSM, Miftahul Huda, mengatakan untuk KSM 2019 yang diselenggarakan di MAN 1 Cibinong tersebut mempertandingkan 435 peserta dari 40 kecamatan di Kabupaten Bogor. Dari sisi soal pun, ada integrasi sains dan ilmu ke-Islaman.

“Dari sisi soal dan jumlah peserta juga ada yang membedakan KSM ini. Bahkan sekarang, kita menerima peserta dari sekolah umum. Kita ingin menghasilkan siswa madrasah yang berkualitas tentunya dengan cara seperti ini,” tambah Sekretaris KSM, Miftahul Huda.

(Piya Hadi)

Komentar