Lakukan Sistem Integrasi, Semarang-Solo Pembayaran Tarif Dilakukan Pada Gerbang Pembayaran Tol Terakhir

Nasional971 Dilihat

INILAHONLINE.COM, SEMARANG – Dalam rangka meningkatkan pelayanan transaksi kepada pengguna jalan tol, PT Jasa Marga (Persero) akan memberlakukan Intergrasi, dan sistem pentarifan merata dengan tarif tunggal di tiga ruas jalan tol cabang Semarang.

General Manager PT Jasa Marga (Persero) Johanes Mancelly mengatakan, sistem pentarifan merata akan dilakukan seksi A, B, C ruas tol Semarang.

Pada prinsipnya pentarifan akan dilakukan satu kali tarif saat memasuki gerbang tol (on ramp pay). Transksaksi tidak dikenakan gerbang keluar tol.

”Seperti yang diketahui gerbang Tol Tembalang, Manyaran sering kepadatan. Setelah sistem tarif merata berlaku gerbang Tembalang itu akan off. Jadi jalur utamanya yang akan keluar Srondol maupun Jangli tidak ada transaksi. Transaksi hanya ada saat masuk dari Ngesrep,”tuturnya saat Konfrensi pers dengan awak media di Semarang, Rabu (23/5/2018).

Menurutnya, untuk intergrasi akan berlakukan di ruas tol Trans Marga Jateng. Intergrasi akan diberlakukan di gerbang tol Banyumanik.

”Jadi secara tarif tidak bercampur antara ruas Semarang-Solo, dan ruas tol Jasamarga cabang semarang,”tuturnya.

Mengenai sistem intergasi yang dimaksud, lanjutnya, pembayaran tarif tol dari Jasamarga cabang Semarang dilakukan di gerbang tol Banyumanik. Pembayaran ini diberlakukan untuk kendaraan yang melaju dari arah Solo menuju Semarang.

”Tarifnya yang dikenakan proposional arah Semarang-Solo entah itu dari Ungaran, Bawen, Salatiga, maupun Tingkir ditambah tarif yang ada di Semarang,”paparnya.

Dijelaskan, maanfat dari kedua sistem tersebut adalah pengguna jalan tol cukup melakukan satu kali pembayaran saja. Tidak seperti sebelumnya pengguna jalan tol harus melakukan dua kali transaksi.

”Misalnya pengguna jalan tol dari arah krapyak menuju Solo kalau dulu saat masuk Manyaran melakukan transaksi, di Tembalang akan dilakukan transaksi, dan di Banyumanik ada transaksi lagi. Jadi ada tiga kali pemberhentian untuk dari Krapyak menuju Solo,”paparnya.

Menurut dia, adanya satu kali transaksi di cabang Semarang pada seksi A, B, C , maka cukup satu kali bayar ruas tol Semarang. Kemudian untuk di gerbang tol Banyumanik digunakan untuk identifikasi gerbang asal, dan pembayaran dilakukan di gerbang keluar.

”Tarif yang dikenakan sesuai dengan tarif proposional yang berlaku,”ujarnya.

Ia mengatakan, gerbang tol untuk pemberlakuan satu tarif disiapkan di pintu masuk tol Manyaran, Jatingaleh baik ke Jangli maupun Krapyak, Srondol, Ngesrep, dan Kalipancur. Kemudian gerbang tol Gayamsari maupun Muktiharjo masih tetap dipertahankan.

”Jadi Gerbang tol Tembalang dihilangkan dalam artian tidak ada transaksi. Hanya transaksi dilakukan di Banyumanik apabila akan menuju arah Solo. Jadi prinsipnya bayar akan masuk tol,”ujarnya.(Suparman)

banner 521x10

Komentar