oleh

Longsor Nganjuk, Hempaskan Rumah 12 KK di Dusun Selopuro

INILAHONLINE.COM, NGANJUK

Longsor Nganjuk yang terjadi di Dusun Selopuro, Desa/Kecamatan Ngetos. Dalam musibah longsor di Nganjuk tersebut, 16 orang dikabarkan hilang.

Kapolres Nganjuk, AKBP Harviadhi Agung Prathama, seperti dilansir detikcom Minggu (14/2/2021) mengatakan, “Iya betul, infonya juga ada tanah longsor. Untuk korban saya belum bisa memastikan. ini saya masih perjalanan untuk memastikan,” ujar Kapolres Nganjuk.

Kapolres juga belum bisa memastikan terkait dampak longsor Nganjuk yang menerjang warga di RT 01/RW 06 Desa Ngetos. “Untuk dampak kita belum bisa memastikan, nanti saya kabari,” tandas Harvi.

Sementara itu Wakil Ketua DPRD Nganjuk Raditya Haria Yuangga saat dikonfirmasi membenarkan ada kabar yang beredar di pesan singkat WhatsApp terkait kabar 20 orang hilang akibat longsor di Dusun Selopuro, Desa/Kecamatan Ngetos, Nganjuk.

“Info yang beredar begitu tapi ini saya juga masih cek ke lokasi, dan longsor terjadi pukul 18.00 WIB saat hujan deras,” tandas Angga.

16 Orang Dilaporkan Masih Tertimbun

Komandan Kodim 0810/Nganjuk Letkol Inf. Georgius Luky Ariesta mengerahkan sekitar 200 personel. Terdiri dari unsur TNI, Polri, BPBD, dan juga Basarnas.

“Kalau personelnya gabungan TNI Polri BPBD, dan juga Basarnas ada sekitar 200-an. Sampai saat ini kita masih melakukan pencarian,” kata Luky.

(Foto: news.detik.com)

Luky menambahkan saat ini ada 16 warga yang diungsikan akibat longsor Nganjuk. Mereka baik anak maupun dewasa berada di rumah kepala desa Ngetos.

“Ada 16 warga yang mengungsi di rumah kades. Untuk warga yang dikabarkan hilang terus kita cari. Untuk yang di puskesmas ada 14 perawatan,” tandas Luky.

Untuk diketahui, sebanyak 16 orang warga Dusun Selopuro Desa/Kecamatan Ngetos, dilaporkan masih tertimbun longsor Nganjuk. 16 Orang yang tertimbun longsor tersebut berasal dari 12 KK.
Ratusan tim gabungan tampak masih melakukan koordinasi untuk proses evakuasi. Longsor Nganjuk dengan tinggi 20 meter sepanjang 30 meter tersebut juga menutup jalan antar RT.(*)

Komentar