oleh

Menjelang Musda, Ketua Golkar Jateng Diperebutkan Tiga Nama

INILAHONLINE.COM, SEMARANG

Menjelang pelaksanaan Musyawarah Daerah Musda) Partai Golkar Jateng, ada tiga nama yang berebut dalam kepemimpinan dalam Lima tahun mendatang.

Ketiga nama tersebut yaitu Yuliatmono (Bupati Karanganyar), WIhaji (Bupati Batang), dan Panggah (Anggota DPR RI). Sementara Ketua DPD Golkar Jateng petahana, Wisnu Suhardono sudah menjabat dua periode.

“Sesuai aturan partai Wisnu bisa menduduki jabatan untuk ketiga kalinya, dengan catatan mendapat persetujuan dari Ketua Umum Golkar,” Kata Ketua Harian DPD Golkar Jateng Iqbal Wibisono di Semarang, Rabu (12/2/2020).

 

Menurutnya, perebutan Calon Ketua DPD Partai Golkar Jateng bakal berlangsung seru, karena calon yang terpilih dalam mengikuti seleksi sebagai calon ketua harus mendapat dukungan minimal 30 persen atau 13 suara dari total 41 suara dari DPD hingga organisasi sayap.

“Ketua terpilih setidaknya mendapatkan dukungan minimal suara 30 persen atau 13 suara secara sah,” kata Iqbal.

Di jelaskan, dalam Musda tersebut ada tiga agenda yang harus dibahas, yaitu melakukan evaluasi kinerja Lima tahun, membuat program kerja Lima tahu kedepan dan memilih ketua serta pengurus untuk Lima tahun ke depan.

“Tiga nama kandidat yang akan mencalonkan diri tersebut, sudah melakukan silaturrahmi ke jajaran DPD II (kabupaten /kota) dan memiliki peluang yang sama. Diharapkan calon ketua ini, melakukan lobi dengan pengurus DPD dua kabupaten/kota serta organisasi saya yang akan memilihnya,” kata Ketua Stering Comite Anton Lami Suhadi.

Menurutnya, dalam Musyawarah Daerah DPD Partai Golkar Jateng, meski rencananya akan dilaksanakan 15-17 pebruari. 2020 di Hotel Semesta Semarang, ternyata akan diundur dalam waktu sepekan dengan alasan Ketum Airlangga Hartarto akan hadir secara langsung.

“Mundur sepekan karena bersamaan dengan Musda Sulut. Pak Ketum mau hadir langsung sehingga bisa dipastikan kemungkinan Rabo atau Sabtu pekan depan,” ujar Iqbal.

Meski demikian, lanjut Iqbal dalam Musda tersebu, aturan yang harus dijunjung tinggi adalah memberikan peluang terhadap pengurus yang aktif untuk maju sebagai ketua yang sudah Lima tahun aktif menjalankan roda organisasi partai.

Ketua Angkatan Muda Partai Golkar (AMPG) Jateng Sidi Mawardi mengatakan Musda harus berjalan aman dan Lancar sehingga berjalan sesuai aturan dan ketebruan yang berlaku.

“AD ART harus menjadi pedoman yang harus dijunjung tinggi sehingga bisa menghasilkan pemimpin yang dipilih secara demokratis,”ujarnya.

(Suparman)

Komentar