INILAHONLINE.COM, BOGOR – Cibinong Mall menyulap ruangan Acting & Modelling School Dewi Pelangi Production menjadi bioskop istimewa perdana menggelar nonton bareng (Nobar) Film Sajadah Rindu produksi perdana PH Dewi Pelangi Production.
Dewi Pelangi Produser, penulis skenario sekaligus Owner dari Acting & Modelling School Dewi Pelangi Production menuturkan bahwa Film religi perdana yang diproduksinya ini menggugah jiwa dalam menelurkan kebaikan.
“Sajadah Rindu adalan tontonan yang dapat dinikmati semua jenis usia. Film yang diracik dengan sinopsis yang apik. Menghadirkan peran Rindu, sosok anak perempuan yang berbakti pada ibundanya. Ia berusaha jadi kakak yang baik, dituntut menompang kebutuhan ekonomi keluarganya. Sosok anak perempuan yang tumbuh tanpa kasih sayang seorang ayah,” ungkap Dewi Pelangi
Dewi juga menambahkan, figur Rindu yang tabah dan sabar mengarungi hidup dan kehidupannya dengan derita dan derai airmata berusaha kuat, menjadi contoh yang baik bagi kedua adiknya. Walaupun kakaknya sering menyakiti namun Ia tetap baik. Konflik demi konflik yang dimunculkan dalam kisah Sajadah Rindu membungkus film ini tertuang dengan rasa manis dan kecut. Ada airmata, luka, cinta dan tawa nestapa. Ia juga berharap film perdana yang diproduksinya dapat menjadikan sebuah tontonan menjadi tuntunan.
Dalam nobar hadir Triningsih, S.S Pegawai terbaik tahun 2024 kategori pelaksana Bidang SDM Parawisata Ekonomi Kreatif tingkat Kabupaten Bogor yang menyempatkan diri membuat pantun khusus yang disampaikannya dalam nobar,
“Kabupaten Bogor cuacanya syahdu, Enaknya kita makan soto mie, jangan lupa nonton Sajadah Rindu, karya besar Dewi Pelangi Production.”Triningsih

Tri juga menuturkan bahwa apa yang dilakukan Dewi Pelangi adalah bagian dari SDM Parawisata Ekonomi Kreatif yakni enterpreneur dan film makers asli Kabupaten Bogor, berdomisili di Kabupaten Bogor. Jadi memang sudah selayaknya bila bersinergi dengan Dinas Kebudayaan Kabupaten Bogor.
Ide cerita ‘Sajadah Rindu’ ini cukup syahdu, Dewi Pelangi sebagai penulis skenario dapat meramu cerita dengan menimbulkan rasa penasaran penonton karena ceritanya ringan, apik dan cukup menarik tapi dibuat tidak klimaks, belum lagi ada bagian dari film ini juga menyibak potensi parawisata di Desa Waringin Jaya, yaitu Setu Kandang Sapi yang terdapat di Kecamatan Bojonggede, Kabupaten Bogor. Film dari Dewi Pelangi Production ini bila diangkat ke layar lebar dengan durasi yang lebih panjang pastinya akan lebih menyedot antusiasme dari penonton.
Selain itu, hadir pula Ketua Kaukus Perempuan Politik Indonesia (KPPI) Kabupaten Bogor, Dian Wahyuni Siregar yang mengungkapkan dukungan dan kepeduliannya sebagai perwakilan perempuan politik saya sangat mendukung perempuan untuk cerdas di segala bidang, bukan hanya di bidang politik.
“Saya rasa, Neng Dewi mumpuni diberbagai bidang dari literasi kini merambah ke produksi ‘Film Sajadah Rindu’, film yang ringan ditonton, namun sarat akan pesan moral yang tertuang. Mengenai perjuangan seorang Ibu Rindu dalam membesarkan putra-putrinya tanpa figur suami.,” ucap Dian Wahyuni
Dan film ini juga menuangkan hikmah dalam berteman. Ada figur yang diperankan oleh Denis dan Dirga mengajarkan mesti memilah dalam bergaul, sebab teman yang baik akan memunculkan benih kebaikan dan kebahagiaan, adapun teman yang buruk akan mendatangkan petaka dan menularkan keburukan.
Nobar dengan durasi 55 menit itu juga dihadiri oleh beberapa tokoh civitas akademik dari beberapa perguruan tinggi swasta dan negeri juga dihadiri oleh beberapa kepala sekolah, pendidik, ketua-ketua majelis taklim, beberapa tokoh ketua organisasi dan tokoh masyarakat di Kabupaten Bogor juga ditonton oleh mahasiswa serta pelajar dari jenjang SD, SMP dan SMA pun turut antusias menjadi peserta nobar Film ‘Sajadah Rindu’.

Diantara peserta nonton bareng ada dua kampus Islam swasta di Bogor dan Jakarta yang ikut kegiatan nonton bareng. Hadir Dr Sopiah.,M.Pd Dekan Fkip Universitas MH. Thamrin, Jakarta. DR. Sofie menyampaikan ketertarikannya untuk rumah produksi film yang ditontonnya. “Menurut saya, ini adalah sebuah terobosan baru dimana sebuah tempat kursus akting dan modelling langsung mencetak peserta didiknya dalam menghasilkan sebuah karya.,” terang Dewi
Dewi Pelangi sebagai Owner dari sekolah akting & model yang dipimpinnya, menerapkan konsep tidak hanya mendidik secara teori, namun terjun langsung dalam praktek produksi film. Dari mulai konsep yang Ia tuangkan dalam menulis ide cerita menjadi sebuah skenario, memproduseri film hingga turut serta sebagai salah satu pemeran dalam Film ‘Sajadah Rindu’. Beberapa pekerjaan ganda yang dia handle semua dalam satu waktu, yang tentunya tidak semua orang bisa melakukan ini.” pungkasnya.
Adapun peserta nobar lain dari civitas akademika hadir mewakili IAIN Nasional Laa Roiba Bogor, Dr. H. Asep Nuhdi., MPd sebagai Dosen sekaligus Kabag Humas IAIN Laa Roiba Bogor. Ia yang sudah bersahabat lama dengan Dewi Pelangi juga memberikan apresiasi dan dukungan atas penayangan perdana Film ‘Sajadah Rindu’ di Cibinong Mall.
“Selamat dan sukses buat Miss Dewi yang telah menayangkan film perdana yang diproduksinya! Film ini yang saya tahu memang menggabungkan pemain dari sekolah akting & modelling Dewi Pelangi Production dengan artis dari PARFI, karena Ia adalah anggota PARFI.” Asep Nuhdi.
Dan memang tidak mudah melakukan pekerjaan dalam waktu yang hampir bersamaan yang dilakukan oleh Miss Dewi selain membuat ide cerita, Ia juga turut menjadi akrtis dalam film yang dibuatnya, sekaligus mendanai filmnya sendiri. Semoga terwujud keinginan Miss Dewi untuk mendapat investor sehingga bisa mengangkat film pendek ini ke layar lebar.
Adapun sponsor acara ini adalah Superworld dan Supergames. Dengan media Partnership: Radio Dapur Remaja 107,8 FM, Radar Bogor, Pelita Baru dan tentunya media patner inilahonline.com. (Red)




























































Komentar