oleh

OJK : Maraknya Investasi Bodong Masyarakat Harus Berhati-Hati

INILAHONLINE.COM, CIREBON

Maraknya kasus investasi bodong di Indonesia dari kota besar hingga di pelosok daerah yang mengakibatkan masyarakat menjadi korban, OJK Pusat besama DPR RI menggelar sosialisasi tentang Investasi Bodong di wilayah Cirebon, yang diselenggarakan di Gor Desa Panongan, Kecamatan Palimanan, Jawa Barat. Minggu (8/3/2020)

Ferdi Rahmadi OJK Pusat mengatakan, acara ini sangat bermanfaat artinya kita memang butuh peran-peran dari anggota dewan artinya mempunyai basis massa untuk di informasi tentang investasi bodong.

Kita berikan pencerahan mengenai waspada investasi bodong di Jawa Barat khususnya di Cirebon di daerah pantura itu juga cukup banyak kegiatan-kegiatan investasi yang ilegal kita memberikan edukasi kepada masyarakat,” jelasnya.

Kita tidak bisa memaksa ke masyarakat untuk tidak menggunakan atau tentunya ada sebuah konsekuensi jangan sampai korban semakin banyak, korban semakin bertambah makanya kita lakukan sosialisasi kepada masyarakat,” tuturnya.

Kita salah satunya menjelaskan kepada masyarakat apa investasi yang legal dan mana investasi yang ilegal jadi memberikan pandangan itu,” ucapnya.

 

Masyarakat lebih cerdas saja karena saat ini teknologi berkembang dengan luar biasa, ada perkembangan teknologi artinya masyarakat juga jangan sampai lengah, kalaupun mau berinvestasi ataupun melakukan sesuatu itu lebih baik bisa merencanakan dengan baik,” ungkapnya.

Sementara itu, H. Satori Dewan DPR RI Komisi XI menyampaikan, acara ini sosialisasi Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Republik Indonesia berkaitan dengan banyaknya investasi bodong yang rame di beberapa daerah salah satu di cirebon.

Di cirebon sendiri ada investasi dari CSI dan Global Insani. Investasi bodong ini yang paling banyak itu di Jawa Barat dari OJK sendiri mensosialisasikan agar masyarakat tidak jadi korban-korban investasi bodong,” jelasnya.

Kegiatan dari OJK ini sosialisasi investasi bodong yang lagi marak di masyarakat kebetulan OJK menjadi mitra dari komisi XI DPR RI,” ucapnya.

Kegiatan ini agar jangan sampe masyarakat banyak dirugikan dengan adanya investasi-investasi bodong dan agar disosialisasikan kepada masyarakat supaya tidak terlalu banyak korban dari investor-investasi bodong yang masuk ke beberapa daerah,” jelasnya.

Masyarakat harus waspada terhadap adanya investasi bodong yang tidak bisa di pertanggungjawabkan yang akhirnya masyarakat jadi korban,” ungkapnya.

(Safii Alfansa)

Komentar