oleh

Pembangunan Rusun Ponpes Al-Falah Lembah Manah Mendukung SDM Keagamaan

INILAHONLINE.COM, KAB. MAGELANG

Kementerian PUPR melalui Direktorat Jenderal Perumahan, membangun rumah susun (Rusun) Pondok Pesantren (Ponpes) Al-Falah Lembah Manah, Desa Mranggen, Kecamatan Srumbung, Kabupaten Magekang. Pembangunan Rusun Ponpes, untuk mendukung peningkatan kualitas Sumber Daya Manusia (SDM) Keagamaan.

“Rusun Ponpes ini, untuk mendorong kualitas pendidikan di Pondok Pesantren,” kata anggota Komisi V DPR RI, Ir Sudjadi dalam dialog secara virtual pada Tasyakuran Pembangunan Rusun Ponpes Al-Falah Lembah Manah, Sabtu (3/10-2020).

Melalui pembangunan rumah susun (Rusun) untuk para santri, bisa memberikan semangat para santri untuk belajar agama. Adanya Rusun tersebut diharapkan dapat membuat para santri lebih nyaman bermukim di Ponpes.

Menurut Sudjadi, politisi PDI Perjuangan, dengan dibangunnya Rusun Ponpes, para santri lebih fokus dalam belajar dan menuntut ilmu agama. Nantinya, Rusun Ponpes Al-Falah Lembah Manah, akan dilengkapi fasilitas umum, termasuk mebeler untuk tempat tidur para santri.

Selain itu, lanjut politisi PDI Perjuangan, Rusun Ponpes juga diusulkan untuk pembangunan kamar mandi dan toilet yang bagus, agar pesantren lebih bagus dan sehat, sehingga mampu menunjang kegiatan belajar agama. “Semoga Kementerian Perhubungan bisa membantu alat transportasi berupa bus sekolah,” ujar Sudjadi.

Kepala Satuan Kerja (Satker) Penyediaan Perumahan Jawa Tengah, Wahyu Adi Satriawan mengatakan, pembangunan Rusun Ponpes Al-Falah Lembah Manah, dianggarkan sebesar Rp 3,2 Milyar, dibangun dua lantai, ukuran panjang 24 meter dengan lebar 8,2 meter di atas areal tanah seluas 1.500 meter.

Rusun model barak tersebut, mampu menampung sekitar 56 orang santri, dengan anggaran dana sebesar Rp 3,2 Miliyar, dikerjakan dalam waktu 206 hari kalender, sejak 28 September 2020. Diharapkan pengerjaan Rusun Ponpes ini, bisa tepat waktu, sehingga akhir tahun ini sudah selesai.

Tasyakuran pembangunan Rusun Ponpes, dilakukan secara virtual bersama anggota Komisi V DPR RI, Ir Sudjadi, dilanjutkan pemotongan tumpeng oleh Kepala Balai Pelaksana Penyediaan Perumahan Jawa III, Muhammad Mulya Permana ST NT sebagai awal pembangunan Rusun Ponpes.

Sementara itu, Kepala Dinas Perumahan Rakyat dan Kawasan Pemukiman (DPRKP) Kabupaten Magelang, Kuntha Endra Data menjelaskan, di Kabupaten Magelang terdapat delapan Rusun Ponpes, satu diantaranya Rusun Ponpes Al-Falah Lembah Manah. Pembangunan Rusun Ponpes ini, mampu meningkatkan meningkatkan proses belajar mengajar para santri.

Sedangkan Rusun Ponpes yang sudah ada, adalah Rusun Ponpes Ihsanul Fikri di Mungkid, Rusun Ponpes Subanul Whaton Tegalrejo, Rusun Ponpes di Sidagung, Rusun Ponpes Tegalrandu. “Semoga Rusun Ponpes yang ada di Kabupaten Magelang, bisa terus berkembang sangat bagus,” ujarnya.

Terkait Surat Keterangan Rencana Kabupaten (SKRK) sudah tidak ada masalah, karena sudah dikeluarkan, maka langkah selanjutnya mengurus IMB. Di dalam surat IMB tersebut, dipaparkan petunjuk bangunan yang boleh didirikan dan yang tidak boleh didirikan (garis sempadan bangunan).

Pengasuh Ponpes Al-Falah Lembah Manah, Kyai Ahmad Samsudin menjelaskan, Ponpes Al-Falah Lembah Manah, berdiri sejak 2016 lalu, dan kini mengalami perkembangan yang cukup signifikan, karena minat anak-anak di lingkungan pondok cukup besar untuk belajar agama. “Kami berharap, dengan bantuan Rusun ponpes ini, bisa menambah semangat para santri belajar ilmu agama,” katanya. (Ali Subchi)

Komentar