oleh

Pemdes Banyuputih Kabupaten Jepara “Siaga Satu” Hadapi Penyebaran Covid-19

INILAHONLINE.COM, JEPARA – Kerawanan ancaman penyebaran Corona Virus Diseae 20219 (Covid-19) di Kabupaten Jepara cukup serius. Pasalnya, wilayah Kabupaten Jepara berbatasan langsung dengan Kabupaten Kudus yang saat ini ditetapkan zona merah pandemi Covid-19 di Jawa tengah (Jateng)

Menyadari kerawanan ancaman virus mematikan itu, salah satu desa di Kabupaten Jepara, tepatnya Pemerintah Desa (Pemdes) Banyuputih Kecamatan Kalinyamatan, menyatakan “siaga satu” untuk mengantisipasi dan waspada untuk melindungi warganya agar tidak terpapar Covid-19  

Tak hanya jajaran Pemdes saja, akan tetapi kesiiagaan dan kewaspadaan dalam antisipasi penyebaran Covid-19 tersebut, salah satu perusahaan swasta yang berdomisili Desa Banyuputih Kecamatan Kalinyamatan di Kabupaten Jepara yakni PT.Yatra Sakhi Boga (YSB) dan PT Hwa Seung Indonesia (HWI) juga menyatakan waspada terhadap merebaknya pandemi di Kabupaten Kudus yang letaknya relatif dekat dengan Kabupaten Jepara.

Menurut pimpinan PT.Yatra Sakhi Boga (YSB) Hendarwin bersama  Presiden Direktur Mr. Kh Kim PT.Hwa-seung Indonesia (HWI) Mr. Kh Kim mendukung upaya Pemdes Banyuputih dalan upaya melindungi warga desa dari ancaman Covid-19.

Pernyataan dua pimpinan perusahaan tersebut dibenarkan oleh Kepala Desa Banyuputih Joko Prakoso yang mengatkan,  bahwa PT.YSB adalah pihak swasta, selama ini memasok “catering” pada PT. HWI (PMA-Korea) yang lokasi pabriknya di Desa Banyuputih dengan mempekerjakan puluhan ribu orang.

“Secara riil dukungan dari perusahaan PMA itu diwujudkan dalam bentuk penyerahan bantuan satu unit Mobil Pelayanan Kesehatan kepada Pemdes Banyuputih untuk melayani kesehatan bagi warga kami. Dan satu unit mobil itu hari ini diserahkan oleh PT. YSB dan PT HWI di Balai Desa Banyuputih,” ungkapnya.

Menurutnya, jajaran Pemdes Banyuputih berterima kasih dan bersyukur atas kepedulian PT.YSB juga PT. HWI terhadap warga desa yang beberapa waktu akhir-akhir ini harus meningkatkan kewaspadaan. Karena penyebaran pandemi Covid-19 di daerah Kudus kian ditetapkan zona merah.

“Dengan mobil pelayanan kesehatan ini, kami akan fungsikan secara optimal. Dengan fokus, mencegah agar warga tak ada yang terpapar Covid-19,” ujar Joko Prakoso.  (Heru Chris Amari)

Komentar