Pengukuhan dan Pelatikan Pengurus PWI Pusat 2025-2030 Akan Dilakukan di MPN Kota Solo

INILAHONLINE.COM, SOLO – Rencana pengukuhan dan pelantikan pengurus Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Pusat periode 2025-2030 yang semula akan digelar tanggal 26 September 2025 lalu, namun setelah rapat koordinasi melalui zoom meeting (virtual) antara Pengurus PWI Pusat dan Kementerian Komunikasi dan Digital (Komdigi), Jumat (12/9) akhirnya diundur menjadi tanggal 4 Oktober 2025 mendatang.

Menurut rencana, lokasi pengukuhan dan pelantikan pengurus PWI Pusat  yang diusulkan adalah Monumen Pers Nasional (MPN) di Kota Solo (Surakarta-red) , tempat kelahiran organisasi profesi wartawan tertua dan terbesar PWI pada tahun 1946 silam setahun setelah Indonesia merdeka

Rapat koordinasi virtual yang gelar ini dihadiri sejumlah tokoh penting, antara lain Ketua Dewan Kehormatan PWI, Atal S. Depari, Sekjen PWI Pusat, Zulmansyah Sekedang, Kabid Pendidikan Agus Sudibyo, dan Bendahara Umum PWI, M. Selamet Susanto.

Dari pihak Komdigi hadir Direktur Jenderal (Dirjen) Komunikasi Publik dan Media (KPM), Fifi Aleyda Yahya beserta jajaran Kemenkomdigi, Jumat (12/9/2025). Dalam rapat tersebut, turut serta perwakilan daerah, seperti Ketua PWI Surakarta Anas Syahirul, Sekretaris PWI Surakarta Asep Abdullah Rowi, dan Sekretaris PWI Jateng Iwan Kelana.

Sekretaris Jenderal (Sekjen) PWI Pusat, Zulmansyah Sekedang berharap, agar pelantikan atau pengukuhan bisa digelar di Solo, tepatnya di Monumen Pers Nasional. Sementara itu, Ketua Dewan Kehormatan PWI, Atal S. Depari, juga mendukung gagasan tersebut.

Ketua Umum PWI terpilih, Akhmad Munir dan Atal S. Depari sebagai Ketua Dewan Kehormatan (DK) PWI silaturahmi ke Menteri Komunikasi dan Digital (Menkomdigi), Meutya Hafid yang didampingi Wakil Menteri (Wamen) Komdigi, Nezar Patria dan Direktorat Jenderal (Dirjen) Komunikasi Publik dan Media (KPM), Fifi Aleyda Yahya. Mereka diantaranya membahas pelantikan pengurus baru yang direncanakan di Kota Surakarta pada awal Oktober September 2025 mendatang. (Foto : Dok. PWI )

“Bagus, di Monumen Pers Solo ada pesan dan nilai historis. PWI lahir di sana. Semoga bisa diwujudkan pelantikan di sana,” kata mantan Ketua PWI Pusat periode 2018-2023,  Atal S Depari

Sementara itu, Ketua PWI Surakarta Anas Syahirul menambahkan, usulan pelantikan di Solo bukan sekadar seremonial. Lokasi ini memiliki pesan mendalam karena Monumen Pers Nasional merupakan tempat kelahiran PWI pada 9 Februari 1946, di tengah semangat persatuan tokoh pers dari Sabang hingga Merauke.

“Semangatnya adalah persatuan. Pengurus baru hasil Kongres Persatuan dikukuhkan di tempat PWI dulu lahir 9 Februari 1946 saat Kemerdekaan RI. Pelantikan ini diharapkan tidak hanya menjadi momen formal, tetapi juga menegaskan peran PWI sebagai pilar demokrasi dan jurnalisme profesional di Indonesia,” tandasnya.

Dirjen KPM Kemenkomdigi, Fifi Aleyda Yahya menyampaikan, Menteri Komunikasi dan Digital, Meutya Hafid, telah menyatakan kesediaannya hadir dalam pengukuhan dan pelantikan pengurus PWI pusat hasil Kongres Persatuan PWI, 30 Agustus 2025 lalu, di BPPTIK Cikarang, Bekasi, Jawa Barat

“Kehadiran menteri dinilai sebagai bentuk dukungan nyata pemerintah terhadap peran strategis pers di era digital. Niatnya baik, untuk melakukan pengukuhan sebaik-baiknya dan mendukung jurnalisme sehat,” ujar Fifi yang juga mantan presenter dan penyiar salah satu TV Swasta nmasional tersebut. (Piya Hadi)

banner 521x10

Komentar