oleh

Perumda Tirta Pakuan Pastikan Distribusi Air Tidak Terganggu Jika Terjadi Kebocoran Pipa

INILAHONLINE.COM, BOGOR – Perusahaan Umum Daerah (Perumda) Tirta Pakuan Kota Bogor memastikan distribusi air ke masyarakat tidak akan terganggu jika terjadi kebocoran pada pipa transmisi air baku. Hal itu ditegaskan Direktur Teknik Perumda Tirta Pakuan Kota Bogor Ardani Yusuf saat dihubungi wartawan.

“Kami tidak mau kejadian seperti kebocoran pipa 1000 mm jalur Intake Ciherang Pondok-IPA Dekeng di kawasan Gunung Gadung, Kelurahan Genteng, Kecamatan Bogor Selatan yang disebabkan terjadi kebocoran akibat terkena proyek pembangunan jalur ganda KA Bogor-Sukabum,i beberapa waktu lalu,” ujar Ardani Yusuf..

Menurutnya, karena kebocoran tepatnya sekitar jalur ‘double track’ Sukabumi- Bogor di Ciomas, Sabtu dan Minggu kan waktu sibuk, masyarakat berlibur, kami harus tetap perbaiki mengingat pipa tersebut merupakan jalur transimisi atau distribusi utama air kepada pelanggan.

“Kami tidak kan menunda-nunda untuk segera memperbaikinya, meski pada hari libur, karfrna dengan bocornya pipa transmisi tersebut, maka ada ribuan pelangganm yang tidak mendapat layanan pasokan air bersih” ujarnya.

Ardani Yusuf menandaskan, pihaknya memastikan bahwa distribusi air ke masyarakat tidak akan terganggu di tengah kebocoran pipa transmisi air baku 1000 mm jalur Intake Ciherang Pondok-IPA Dekeng di kawasan Gunung Gadung, Kelurahan Genteng, Kecamatan Bogor Selatan.

“Kejadian kebocoran pipa waktu itu, termasuk masih tergolong ringan, sehingga perbaikan pipa akan menunggu hari yang tidak terlalu sibuk bagi aktivitas masyarakat di rumah,” tutrnya..

Selain itu, Ardani juga menjelaskan kebocoran pipa sebenarnya telah dilaporkan sejak tiga hari sebelum kita tuntaskan perbaikannya. Kemudian setelah dilakukan pemeriksaan, baru ketahuan, waktu itu ternyata kebocorannya ringan sehingga PDAM Tirta Pakuan akan mengambil langkah hati-hati dan terencana untuk melakukan perbaikkan.

“Persiapan berupa material, galian dan atribut lainnya akan dilkukan selama tiga hari ke depan untuk menghindari pemberhentian aliran air baku ke saluran warga terlalu lama,” jelasnya.

Selama ini menurutnya,  produksi air baku masih berjalan di pipa tranmisi berkapasitas 600 mm, sehingga diharpakan masih bisa menyalurkan air meski dengan debit yang sedikit berkurang.

“Kita harap tercukupi sampai Senin (4/10) sebelum perbaikan,” ujarnya. Untuk itu, kami mengimbau warga di zona III dan Zona IV tetap menampung air sebagai antisipasi jika terjadi kebocoran pipa diluar dugaan tanpa diprediksi,” himbau Dirtek itu.

Lebih lanjut Ardani mengatakan, jika sewaktu-waktu terjadi kebocoran pipa dan jika sedang sedang dilakukan perbaikan pipa akan berdampak kepada penghentian sementara penyaluran air baku wilayah zona III di sebagian Kelurahan Batutulis, Baranangsiang, Cilendek Timur dan Mulyaharja.

Selain wilayah itu, juga akan berdampak di seluruh wilayah Kelurahan Lawang Gintung, Sukasari, Babakan Pasar, Gudang, Pabaton, Kebonkelapa, Paledang, Panaragan,Cibogor, Menteng, Empang, Bondongan, Pasirkuda, Pasir Jaya, Pasir Mulya, Gunung Batu,Loji,Sindangbarang, Bubulak, Margajaya dan Balumbangjaya.

“Selanjutnya, wilayah zona IV di sebagian Bantarjati, Tegallega, Tegalgundil, Babakan, Sempur, Pabaton, Cibogor, Ciwaringin, Tanah Sareal, Kebon Pedes, Sukadamai, Cilendek Barat, Cilendek Timur, sebagian Cibuluh dan Sukaresmi,” jelas Ardani Yusuf. (Ian Budi Lukito)

banner 521x10

Komentar