SMSI Desak Pemerintah Segera Bentuk Crisis Center Virus Corona

Berita, Nasional487 Dilihat

INILAHONLINE.COM, JAKARTA

Dengan merebaknya virus Corona yang setiap saat mengancam siapa saja, Serikat Media Siber Indonesia (SMSI) mendesak kepada pemerintah segera membuat Crisis Center untuk pengendalian virus berbahaya tersebut. Demikian kesimpulan yang mengemuka dalam diskusi terbatas di kantor pusat SMSI di jalan Veteran II No. 7C Jakarta Pusat, pada Selasa pagi (3/2/2020).

Diskusi yang digelar SMSI itu untuk merespons pernyataan Presiden Joko Widodo satu hari sebelumnya, dimana dua warga Indonesia dipastikan terkena virus corona. Kedua warga Indonesia tersebut saat ini sedang dirawat secara intensif di RSPI Sulianti Saroso, Sunter Jakarta.

Sesaat setelah pengumuman Presiden kemarin, warga masyarakat secara spontan berbondong-bondong membeli masker dan hand sanitizer di sejumlah apotek. Bahkan kepanikan warga terlihat juga di sejumlah supermarket di Jakarta dengan memborong sembilan bahan pokok (sembako) seperti beras, telur, mie instans, air mineral dan lain-lainnya.

“Saya kira kepanikan warga terjadi secara spontan dan itu wajar terjadi. Sebaliknya pemerintah perlu menyikapi dengan bijak dan antisipatif, yang intinya memberi rasa aman dan nyaman bagi warga masyarakat dalam menghadapi situasi krisis terkait virus corona ini,.” ujar Ketua Umum SMSI Pusat, Firdaus.

 

Menurut Firdaus, crisis center yang dimaksud, salah satu tujuannya adalah menyediakan informasi dan tahapan langkah-langkah yang seharusnya dilakukan oleh para pihak, khususnya warga masyarakat dan para pelaku usaha dalam menghadapi situasi krisis yang diakibatkan merebaknya virus Covid-19 di Indonesia ini.

“Bentuk respon cepat pemerintah juga sangat diperlukan terutama agar dampak virus Corona ke sektor perekonomian serta pariwisata dapat diminimalisir,” tandasnya.

Lebih lanjut Firdaus juga menghimbau kepada seluruh anggota SMSI yang jumlahnya lebih dari 1000 media online dari sabang sampai merauke, untuk mengantisipasi berita-berita Hoax terkait virus Corona yang mulai tersebar di media sosial (Medsos) dengan cara menyajikan informasi jernih dan berbasis data.

“Masyarakat kita perlu dihadirkan berita-berita sejuk dan edukatif terkait virus Corona ini, dan itu adalah tugas kita sebagai media sahabat masyarakat,” demikian pungkas Ketua Umum SMSI.

(Piya Hadi)

banner 521x10

Komentar