oleh

The City Of Sport and Tourism Jadi Salah Satu Program Unggulan

INILAHONLINE.COM, CIBINONG

Dalam penyusunan Musyawarah Rencana Pembangunan (Musrembang) Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) tahun 2018-2023, Pemkab Bogor menetapkan The City Of Sport and Tourism sebagai program kerja Bupati Bogor Ade Yasin dan Wakil Bupati Bogor Iwan Setiawan.

Kepala Badan Perencana Pembangunan Penelitian dan Pengembangan Daerah (Bappedalitbang) Kabupaten Bogor Syarifah Sopiah mengatakan Branding The City Of Sport and Tourism bukanlah program kerja asal-asalan karena merupakan hasil kajian dari potensi yang ada di Bumi Tegar Beriman.

Branding The City Of Sport and Tourism ini berdasarkan potensi dan prestasi yang kita miliki seperti 11 lapangan golf bertaraf internasional, Stadion Pakansari yang desain arsiteknya terbaik ke 14 di dunia, Sirkuit Sentul, wisata paralayang, Geopark Pongkor dan lainnya,” kata Syarifah, Senin (22/4).

Dia menerangkan karena melihat Anggaran Pendapatan Belanja Daerah (APBD) tingkat II yang kurang dari Rp 7 triliun, maka Pemerintah Kabupaten Bogor butuh bantuan Pemprov Jawa Barat dan Pemerintah Pusat untuk mewujudkan Bogor The City Of Sport and Tourism.

“Karena angaran Kabupaten Bogor tidak cukup maka kita butuh bantuan saran serta anggaran dari Pemprov Jawa Barat dan terutama kementerian terkait seperti Kementerian Pariwisata, Kementerian Pemuda dan olahraga serta Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat,” terangnya.
Sementara, untuk memaksimalkan dan memantapkan branding Kabupaten Bogor sebagai The City Of Sport and Tourism, Bupati Bogor Ade Yasin pun mengukuhkan Badan Pengelola Geopark Pongkor.

“Semoga keberadaan lembaga ini mampu membuat Geopark Pongkor sebagai kawasan wisata andalan yang standar penilaiannya sesuai UNESCO serta sebagai instrumen pembangunan daerah yang berkelanjutan dan signifikan dalam pertumbuhan ekonomi lokal,” kata Ade.

Ia pun menambahkan, akan mengembangkan wisata di pedesaan dengan mengadakan festival desa hingga pembangunan insfrastruktur serta venue olahraga sebagai sarana pendukung.

“Untuk mendukung wisata di desa-desa maka butuh dukungan insfrastruktur jalan dan jembatan yang baik oleh karena itu kami akan melanjutkan pembangunan Jalan Puncak II, jalan lingkar dramaga, jalan bojonggede-Kemang, jalan lingkar kebun raya cibinong, mengurai titik titik kemacetan dan lainnya. Kami juga akan menambah venue-venue olahraga dan sport center serta mengadakan secara rutin Festival Desa sebagai bagian dari promosi keunggulan 416 desa yang kita miliki,” tambahnya.

(Basir)

Komentar