oleh

Tim Gabungan Bawaslu dan Satpol PP Kota Semarang Tertibkan APK di Semua Jalan

INILAHONLINE.COM, SEMARANG

Tim Gabungan dari Bawaslu Kota Semarang serta instansi terkait mulai diterjunkan untuk menertibkan Alat Peraga Kampanye (APK), yang melanggar tata tertib lokasi yang digunakan, dimulai Kamis malam (28/3) dan Jumat (29/3).

Menurut Koordinator Divisi Penindakan Bawaslu Kota Semarang, Naya Amin Zaini mengatakan, Tim gabungan terdiri dari Bawaslu Kota Semarang, Komisi Pemilihan Umun (KPU), Kesbangpol, Satpol PP, Distaru, Disperkim dan Dishub.

Tim gabungan tersebut dibagi empat kelompok meliputi wilayah Semarang Barat di mulai dari Balaikota- Jl. Soegijopranoto- Siliwangi- Jl Jendral Sudirman- Jl Prof. Hamka- term. Cangkiran- Balaikota. Kemudian wilayah Semarang Utara di mulai dari Balaikota- Jl Pandanaran- Jl Ahmad Yani- Majapahit- Jl Soekarno Hatta- Jl Citarum- Kota lama- Balaikota.

Kemudian, untuk wilayah Semarang Selatan dimulai dari Balaikota- Jl Dr.Soetomo- Jl Kaligarang- Jl Kelud Raya- Jl Papandayan- Jl Sultan Agung- Jembatan Jatingaleh- Balaikota dan untuk wilayah Semarang Selatan Balaikota- Jl Soegijopranoto- Jl Kokrosono- Arteri Yos Sudarso- Jl Kaligawe- Ps. Genuk- Balaikota.

“Bawaslu sebelumnya sudah melakukan identifikasi APK yang melanggar Peraturan Walikota No 65 tahun 2018 dan jumlahnya mencapai sebanyak 1.831 APK yang ada diseluruh Kecamatan di wilayah Kota Semarang yang melanggar. Untuk itu kita langsung melakukan penertiban dengan menurunkan semua APK yang melanggar,” ujarnya, Jumat (29/3/2019).

Dia menjelaskan, dari hasil penertiban yang dilakukan terdapat 634 APK yang bisa diturunkan, bahkan jumlah tersebut belum ditambah dari jumlah Panwaslu Kecamatan yang juga melakukan penertiban APK.

”Penertiban APK kali ini, merupakan upaya untuk mengembalikan fungsi tata kota yang kondusif dan terhindar, dari kesemrawutan APK dari para caleg yang dipasang tidak sesuai aturan,”paparnya.

Meski demikian, pihaknya akan melakukan penertiban kembali pada pekan depan, mengingat saat ini sudah mendekati selesainya masa kampanye.

“Dengan demikian, kita harus selesaikan APK yang melanggar dulu, kemdudian 14 April 2019 -16 April 2019 mulai menurunkan semua APK yang ada di Kota Semarang,” tuturnya.

(Suparman)

Komentar