Tim Pemenangan Sudirman-Ida Minta Masyarakat untuk Ikut Awasi Pelaksanaan Pilgub Jateng 2018

12/06/2018 23:54:07 Kategori: ,

INILAHONLINE.COM, SEMARANG - Menjelang Pilgub Jateng yang akan digelar 27 Juni 2018 masyarakat diminta ikut melakukan pengawasan agar tak terjadi kecurangan, mengingat potensi kecurangan sudah mulai terlihat dengan banyaknya persoalan Daftar Pemilih Tetap (DPT) di Jateng yang bermasalah.

Tim pemenangan pasangan calon (Paslon) Cagub dan Cawagub Jateng Sudirman-Ida Fauziyah banyak menemukan pemilih ganda di 23 kabupaten/kota di Jateng.

Ketua Tim Pemenangan Sudirman-Ida Fauziyah, Sriyanto Saputro mengatakan potensi terjadi kecurangan itu, jika tak segera diantisipasi akan berlanjut dalam Pilgub Jateng 27 Juni mendatang.

Dari hasil temuan di lapangan, lanjutnya, terdapat banyak potensi kecurangan di 23 kabupaten/kota, mulai dari pemilih ganda, data invalid sampai persoalan DPT yang ternyata masih berusia di bawah 17 tahun. Itu hanya sampel yang dilakukan secara acak dan ditemukan langsung di lapangan.

“Tim sudah turun, dan ternyata banyak temuan terkait dengan persoalan DPT yang bermasalah di Jateng,” ujarnya.

Menurutnya, ada sekitar 3.714.209 pemilih yang berpotensi bermasalah dan setidaknya terdapat 22 variasi kegandaan pada kartu keluarga, nomor induk kependudukan, nama, dan alamat yang terjadi merata di seluruh kabupaten dan kota di Jateng.

“Ada juga nama yang terlalu singkat, yaitu hanya terdiri atas tiga huruf, seperti Ani, Adi dan Ina. Bahkan pada 11 Kabupaten/Kota mencapai 2.448 orang,” tuturnya.

Tim pemenangan Sudirman – Ida Fauziyah sudah melapor kapada Bawaslu Jateng pada pekan lalu. Bawaslu harus turun tangan dan memanggil KPU Jateng secara konstitusi untuk menjelaskan masalah DPT yang bermasalah.

“Jika DPT tak valid harus segera dicoret, agar tak ada masalah dalam Pilgub. Ini persoalan serius yang mengancam demokrasi di Jateng,” ujar Tim Pemenangan Sudirman-Ida Fauziyah, Sukirman.

Masyarakat, dia menambahkan harus ikut terlibat dalam pengawasan Pilgub Jateng, sehingga terjadinya kecurangan isa dihindari, karena akan merusak proses demokrasi. Saayt ini diperlukan pengawas mandiri dan kalau menemukan keganjilan bisa lapor langsung ke penyelenggara Pilgub Jateng. (Suparman)