Undip Semarang Kukuhkan Lima Guru Besar

INILAHONLINE.COM, SEMARANG

Universitas Diponegoro (Undip) Semarang untuk kesekian kalinya terus menambah jumlah profesor. Pengukuhan kelima guru besar baru Undip dilakukan pada Jumat dan Sabtu (13-14/12/2019), di Kampus Undip, tembalang Semarang. Dengan dikukuhkannya lima Gubes tersebut, maka Undip Semarang tahun ini mengukuhkan 39 guru besar baru.

Lima guru besar (Gubes) yang akan dikukuhkan adalah Prof Sri Mukodiningsih guru besar Fakultas Peternakan dan Pertanian Undip, Prof Suradi guru besar Fakultas Perikanan dan Ilmu Kelautan Undip, Prof Budi Setiyono guru besar Fakultas Ilmu Sosial Undip dan Prof Sriyana guru besar Fakultas Teknik Undip dan Prof Jamari guru besar Fakultas Teknik Undip.

Dalam sambutannya Rektor Undip Prof. Dr. Yos Johan Utama,SH.,M.Hum. menyampaikan, bahwa program percepatan profesor yang sudah dilaksanakan berjalan dengan cepat,sehingga target jumlah Gubes 10 persen dari jumlah total dosen di Undip akan terlampaui.

“Ditambah dengan program one professor one candidate memacu jumlah doktor untuk meraih gelar profesor. Untuk mendatang ditargetkan 75 Gubes per tahun. Jumlah dosen 1.700-an, jumlah doktor 800an, tetapi jumlah profesor 136 sampai dengan saat ini. Masih perlu ditingkatkan,” jelasnya di ruang sidang Rektor Undip, Tembalang, Semarang, Kamis (12/12/2019).

Menurut Rektor , bahwa dalam pengukuhan itu pihaknya juga mengundang para istri atau suami Gubes yang dikukuhkan diminta dan diharpkan untuk turut hadir, karena keluarga terutama pendamping adalah faktor utama keberhasilan.

“Tujuan utama dari keberhasilan pendidikan adalah menciptakan lulusan yang memiliki kompetensi dan nilai lebih yang banyak diserap dunia kerja,” kata Rektor.

Sementara itu, Ketua Senat Akademik Undip Prof Sunarso menyampaikan, bahwa Prof Suradi merupakan Guru Besar ke-25 di Fakultas Perikanan dan Kelautan,Prof. Sri Mukodiningsih merupakan Guru Besar ke-24 di Fakultas Peternakan dan Pertanian,Prof Budi Setiyono adalah Guru Besar ke-8 dari FISIP, dan Prof Jamari dan Prof Sriyana adalah Guru Besar ke-30 dan ke-31 dari Fakultas Teknik.

“Untuk pengukuhan Prof. Sri Mukodiningsih, menyampaikan topik produksi protein hewani dengan memperhatikan pemeliharaan pedet (anak sapi-Red) yang optimal, Sedangkan Prof. Suradi Wijaya Saputra menyampaikan paparan tentang pengelolaan sumber daya udang untuk kelestarian dan peningkatan pendapatan nelayan,” jelas Ketua Senat kepada media.

Sementara pada Pengukuhan di hari Sabtu (14/12), Prof. Budi Setiyono akan menyampaikan tentang Desain Negara Kesejahteraan (Welfare State) di Indonesia, dengan dilanjutkan paparan Prof.Sriyana yang membahas tentang pengelolaan DAS. Adapun Prof. Jamari menyampaikan tentang Prospek Pengembangan Mekanika Kontak dalam Peningkatan Kehandalan Produk,dimana produk yg dihasilkan sudah dihilirisasikan.

(Piya Hadi)

banner 521x10

Komentar