oleh

Upacara Pemberhentian Dengan Tidak Hormat (PDHT) Anggota Kodiklat TNI AD

INILAHONLINE.COM, BANDUNG

Komandan Detasemen Markas Kolonel Inf Ruslan. S.E., M.M, bertindak selaku Inspektur Upacara dalam acara pemecatan Prajurit Kodiklat TNI AD a.n Prada Muhammad Galuh Ramadhan bertempat di Lapangan Upacara Makodiklat TNI AD, Rabu (3/6). Hal ini dilakukan sebagai suatu tindakan hukuman bagi yang bersangkutan akibat dari perbuatan pidana yaitu perbuatan Asusila.

Direktur Umum Kodiklat TNI AD dalam sambutannya yang dibacakan oleh Dandenma mengatakan keputusan pemecatan ini harus diambil sebagai konsekuensi dari perbuatan asusila yang telah dilakukan. Sudah merupakan komitmen dari pimpinan TNI bahwa pelanggaran yang dilakukan oleh prajurit TNI harus diproses sesuai dengan hukum yang berlaku dan asusila merupakan kasus berat yang terdapat dalam 7 pelanggaran berat dan tidak bisa ditolerir lagi.

Beliau juga menyampaikan bahwa dalam menghadapi tantangan kehidupan yang semakin komplek maka mental dan moral dari seluruh prajurit adalah yang utama, dan menghimbau kepada Prajurit dan PNS Kodiklatad agar mentaati aturan dan hukum yang berlaku di militer, meningkatkan keimanan dan ketakwaan kepada Allah SWT agar senantiasa mendapat petujuk dan lindungan-Nya. Oleh sebab itu upacara pemecatan merupakan pelajaran agar tidak bertindak di luar ketentuan yang telah ditetapkan..

Menurut Komandan Detasemen Markas yang memberikan pengarahan setelah memimpin langsung upacara pencopotan atribut TNI terhadap anggota Kodiklat TNI AD tersebut menyampaikan bahwa, Prada MGR telah memenuhi unsur pidana dengan hukuman tambahan pemecatan dari dinas militer.

”Kegiatan upacara PDTH ini juga menjadi bukti bahwa kami tidak tebang pilih dalam menindak kesalahan, Kodiklat TNI AD sangat tegas terhadap seluruh anggota yang terlibat pelanggaran hukum pidana. Oknum prajurit tidak hanya diproses sesuai Undang-Undang Militer yang berujung sanksi disiplin dan administrasi. Mereka yang terbukti melanggar pidana juga dijatuhi hukuman terberat berupa pemecatan dari dinas militer,” tegasnya.

(Penerangan Kodiklatad)

Komentar