oleh

Update Covid-19 Purwakarta, Gugus Tugas Catat Penambahan 23 OTG Baru

INILAHONLINE.COM, PURWAKARTA

Gugus Tugas Percepatan Penanggulangan Covid-19 Kabupaten Purwakarta kembali melansir perkembangan warga yang yang terpapar Covid-19 di wilayah Kabupaten Purwakarta.

Pada hari ini, Kamis 9 Juli 2020 terjadi penambahan pada warga yang berstatus sebagai Orang Tanpa Gejala (OTG) sebanyak 23 orang. Selain itu, warga yang berstatus Pasien Dalam Pengawasan (PDP) juga bertambah satu orang.

“Hari ini kami mencatat terdapat 23 OTG. Dan penambahan satu orang berstatus PDP, jumlah PDP hari ini menjadi 8 orang,” kata Juru Bicara Gugus Tugas Percepatan Penanggulangan Covid-19 Kabupaten Purwakarta, dr.Deni Darmawan, Kamis (9/7/2020).

Sementara, lanjut dr.Deni, untuk jumlah warga yang terkonfirmasi positif tidak bertambah, tetap dua orang. Hal yang sama juga terjadi ada warga yang berstatus ODP, jumlahnya tidak bertambah, tetap 10 orang.

dr.Deni juga mengatakan secara kumulatif jumlah warga yang terkonfirmasi positif di wilayah Kabupaten Purwakarta ada sebanyak 33 orang.

“Secara keseluruhan, telah dinyatakan sembuh sebanyak 30 orang. Sebelumnya, kami catat juga ada 1 orang yang positif telah meninggal dunia, dan hari ini, masih terdapat 2 orang yang terkonfirmasi positif,” ujarnya.

Dia meminta masyarakat untuk tetap melakukan anjuran pemerintah dan menjalankan protokol kesehatan dalam setiap aktivitas. Pasalnya, diperlukan peran semua pihak untuk secara bersama-sama melakukan upaya pemutusan mata rantai penyebaran Covid-19.

“Penerapan protokol kesehatan dalam setiap aktivitas harus terus dilakukan. Jangan lupa pakai masker dan tetap menjaga jarak,” tuturnya.

Ia juga mengingatkan, meski saat ini sudah memasuki masa adaptasi kebiasaan baru (AKB) atau new normal, namun masyarakat harus tetap waspada karena virus ini mungkin masih berada dekat disekitar kita.

“Tetap mengikuti protokol kesehatan, dan selalu memakai masker ketika beraktifitas diluar rumah. Dengan begitu, setidaknya kita akan melindungi diri sendiri dari paparan covid-19,” demikian dr.Deni Darmawan. (Aik Nurhakiki)

Komentar