Wali Kota Bogor Dedie A. Rachim Dukung Tempe Jadi Warisan Budaya Dunia

Berita, Megapolitan264 Dilihat

INILAHONLINE.COM, KOTA BOGOR — Wali Kota Bogor, Dedie A. Rachim, mendukung penuh pengajuan tempe sebagai Warisan Budaya Takbenda Dunia ke UNESCO. Hal tersebut disampaikan saat menghadiri Forum Tempe Nasional bertema Budaya Tempe, Persembahan dari Indonesia untuk Dunia di Istana Ballroom, Hotel Salak The Heritage, Kota Bogor (14/6/2025).

Wali Kota Bogor menyampaikan apresiasi dan kebanggaannya terhadap tempe sebagai produk unggulan Indonesia yang telah mendunia.

“Di Bogor sendiri saat ini ada produsen tempe yang sudah menjadi eksportir tempe ke 10 negara. Ini tentu membuat kita bangga, karena penggemar tempe tidak hanya dari dalam negeri, tetapi juga dari mancanegara,” ujarnya.

Ia menilai, tempe bukan sekadar makanan tradisional, tetapi telah menjadi produk pangan berprotein tinggi yang diminati dunia. Tempe juga memiliki potensi besar untuk memperkenalkan Indonesia ke panggung internasional sekaligus menambah kebanggaan terhadap identitas bangsa.

“Dulu kita sering dengar istilah ‘bangsa tempe’ adalah bangsa yang lemah, tapi kini justru tempe menjadi produk unggulan bernilai gizi tinggi yang dikonsumsi banyak negara. Ini bukti bahwa bangsa Indonesia sejak dulu sudah berpikir maju dalam mengolah makanan sederhana menjadi pangan berkelas dunia,” jelasnya.

Ketua Umum Forum Tempe Indonesia menyampaikan bahwa kegiatan ini menjadi bagian dari peringatan Hari Tempe Nasional yang jatuh setiap 6 Juni, bertepatan dengan hari lahir Bung Karno.

Ia mengapresiasi dukungan Wali Kota Bogor terhadap perkembangan industri tempe dan menyebut Kota Bogor memiliki peran penting sebagai kota bersejarah lahirnya gagasan pengakuan tempe sebagai warisan budaya dunia.

“Hari ini kita bersyukur karena pemerintah Indonesia sudah mengajukan tempe ke UNESCO. Ini tidak terlepas dari peran Forum Tempe Indonesia dan sejarah panjangnya yang dimulai dari Kota Bogor, 11 tahun lalu,” ungkapnya.

Kegiatan ini dilanjutkan dengan penandatanganan Rembug Budaya Tempe. Turut hadir pelaku usaha tempe, akademisi, pegiat budaya, dan pemangku kepentingan. (Ian Lukito)

banner 521x10

Komentar