InilahOnline.com (Semarang-Jateng) – Seleksi tes tertulis terhadap 9.814 calon Tenaga Pendamping Profesional (TPP) Program Pembangunan dan Pemberdayaan Masyarakat Desa P3MD),Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Dispermadesdukcapil) Provinsi Jateng, digelar di Kampus Universitas Diponegoro (Undip) Semarang, Minggu (10/9/2017).
Kepala Dispermadesdukcapil Provinsi Jateng Sudaryanto mengungkapkan, saat ini, Jateng kekurangan 2.423 TPP-P3MD. Rinciannya, 20 TAPM, 600 PD, dan 1.783 PLD. Namun pada pendaftaran melalui sistem online yang dibuka 26-31 Agustus 2017, terdapat 20.524 orang di Kementerian Desa (Kemendesa) PDTT.
”Setelah melalui proses seleksi administrasi, tersisa 9.814 orang yang berhak mengikuti tahap seleksi tes tertulis. Setelah mengikuti tes tertulis, peserta akan mengikuti tes wawancara 14-16 September nanti di Undip. Tahap ini hanya diikuti 6.809 orang dan akan menyisakan 2.423 orang. Hasil itu akan kami serahkan ke Kemendesa PDTT lagi,” katanya.
Menurut Sudaryanto, peserta yang lolos seleksi harus bersedia bekerja 24 jam mendampingi desa. Selama masa kontrak satu tahun, nantinya akan dievaluasi ketika masuk enam bulan masa kerja.
“Kalau tidak rajin maka akan tidak diperpanjang,” katanya.
Sudaryanto menampik adanya isu mengenai peserta titipan dari partai politik tertentu. Olehkarena itu. sistem pendaftaran sudah dibangun secara transparan. Melalui sistem online peluang seluruh pelamar sama.”Jadi seleksi ini juga melibatkan berbagai unsur,”paparnya.
Dikatakannya, tim seleksi ada tujuh orang, terdiri dari dua orang dari Kemendesa PDTT, tiga orang dari perguruan tinggi yang ditunjuk Kemendesa PDTT yakni Undip Semarang dan Unsoed Purwokerto, serta dua orang dari pemprov yakni dari Dispermadesdukcapil dan Staf Khusus Gubernur.
“Kami fair, apalagi pendaftarannya memakai online. Pansel ada tujuh orang, sehingga nggak bisa nitip-nitipan, kalau nitip sama tujuh orang kan tidak mungkin,”tegasnya. (Suparman)





























































Komentar