Cetak Atlet Berprestasi, 1.120 Peserta Ikuti Kejuaraan Bulutangkis Pelajar

16/09/2018 21:26:26 Kategori: ,

INILAHONLINE.COM, BOGOR

SMA Negeri 7 Kota Bogor kembali menghelat Kejuaraan Bulutangkis Pelajar Seven Open Badminton Kujang Sakti yang dibuka Sabtu (15/09/2018) hingga Sabtu (22/09/2018) mendatang di Gor SMA Negeri 7, Jalan Palupuh, Kota Bogor.

Kejuaraan bulutangkis yang sudah memasuki tahun ke-16 ini juga masuk dalam rangkaian HUT SMA Negeri 7. Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Bogor Ade Sarip Hidayat yang membuka kegiatan turut memberikan apresiasi kepada SMA Negeri 7.

"Kami bersyukur kegiatan ini bisa terus dipertahankan hingga saat ini dan mampu menyedot ribuan atlet badminton dari berbagai daerah," ujarnya.

Menurut Ade, ajang kejuaraan ini tidak hanya sekedar menyambung silaturahmi melainkan juga sebagai wadah untuk saling berkompetisi dengan sportif. Sehingga mampu melahirkan atlet-atlet bulutangkis terbaik yang nantinya bisa membanggakan Kota Bogor dan Indonesia. Seperti atlet-atlet Kota Bogor yang beberapa waktu lalu telah terbukti menorehkan prestasi di ajang Asian Games dengan mendapatkan medali emas.

"Semoga lahir atlet bulutangkis Kota Bogor yang bisa berprestasi dari tingkat Kota, Provinsi, Nasional bahkan Internasional," imbuhnya.

Ketua Panitia Aris Kusuma mengatakan, kejuaraan bulutangkis ini berawal dari ditunjukkan SMA Negeri 7 untuk menjadi basis bulutangkis Badan Pembina Olahraga Pelajar Seluruh Indonesia (Bapopsi) Kota Bogor. Setelah itu, kejuaraan ini terus digelar dan kemudian masuk dalam agenda rutin Osis SMA Negeri 7. Meski begitu, kejuaraan ini sudah diakui Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Kota Bogor.

"Di kejuaraan bulutangkis ini 1.120 peserta dari seluruh Indonesia memperebutkan piala Wali Kota Bogor, Piala Kujang Sakti, Piala Bapopsi dan Piala Kepala Sekolah. Tentunya akan ada juga uang pembinaan dan Japres," jelasnya.

Ia menambahkan, dari kejuaraan bulutangkis pelajar ini telah banyak melahirkan atlet-atlet nasional berprestasi. Mencetak atlet berprestasi memang menjadi tujuan utama kejuaraan ini, mengingat bulutangkis merupakan olahraga kebanggaan Indonesia dan bulutangkis Indonesia masih belum terkalahkan.

"Kalau generasi mudanya sibuk berprestasi maka hal-hal negatif seperti tawuran semoga tidak akan ada lagi," katanya.

(ian Lukito)