oleh

Kapolda Jateng: Kondisi Rutan Klas I Surakarta Dipastikan Sudah Terkendali

INILAHONLINE.COM, SEMARANG

Kapolda Jateng Irjen Pol Condro Kirono memastikan situasi Rutan Kelas I Surakarta dalam kondisi aman dan terkendali, setelah mengalami kericuhan yang terjadi, Kamis lalu.

”Sekarang ini situasi Rutan Kelas I Surakarta kini sudah aman dan kondusif, pasca keributan yang terjadi Kamis lalu, bahkan para napi yang terlibat keributan sudah dipindahkan ke beberapa lapas yang ada di Jateng termasuk di Polda,”tegas Kapolda di Semarang.

Menurutnya, dari total 11 napi yang dipindah, saat ini ada enam narapidana yang dititipkan di tahanan Mapolda Jateng, sedangkan sisanya 5 lainnya, dipindahka di Lapas Sragen 2 napi dan di Lapas Wonogiri 3 napi.

”Hingga saat ini,tidak ada penetapan tersangka pasca keributan, mengingat ricuh yang terjadi buntut dari terprovokasinya dua kelompok tahanan.’paparnya.

Dia menuturkan, penyebab keributan yang terjadi didalam Rutan Kelas I Surakarta saat ini, masih dalam penyelidikan Kepolisian dan aparat juga melakukan antisipasi dengan mempertebal pengamanan. Selain itu,telah bertemu dengan Kakanwil Kemenkumham Jateng, untuk berkoordinasi terkait pengamanan di masing-masing lapas.

”Kini keamanan lapas diperketat, 1 regu dari masing-masing Polres, termasuk juga pengunjung juga lebih diperketat,”tuturnya.

Serpeti diketahui sebanyak 30 pembesuk menjadi pemicu terjadinya kericuhan di Rumah Tahanan Kelas 1 Surakarta yang terjadi Kamis siang lalu.

Berawal para pembesuk dan narapidana yang saling melihat sehingga salah satu pihak merasa tidak terima, kemudian terjadi cek-cok antar kedua kubu tersebut.

Pada saat itu salah satu warga binaan ditarik bajunya sampai terjatuh. Penghuni lain spontanitas langsung membela. Namun, dengan kesigapan petugas Lapas para pembesuk tersebut dapat diamankan dan dievakuasi.

Kericuhan yang terjadi melibatkan warga binaan, yang menghuni Lapas Surakarta Blok B dan Blok C. Bahkan sekelompok orang yang meneriakkan takbir, sempat ricuh dengan aparat keamanan saat mendatangi Rutan Kelas 1A Surakarta, usai mereka besuk temannya yang sedang ditahan, Kamis itu.
Massa yang mengatasnamakan sebuah ormas berusaha menerobos masuk rutan tersebut. Namun, dapat dikendalikan oleh aparat keamanan, baik dari anggota Polres Surakarta, Brimob Detasemen C Polda Jateng, maupun pasukan TNI.

Aparat keamanan dengan siap siaga membuat benteng di depan pintu masuk Rutan Kelas 1A Surakarta, sehingga mereka tidak bisa masuk. Semula sebanyak 30 anggota ormas itu, besuk lima temannya yang ditahan karena terlibat kasus penganiayaan.

”Kini suasana sudah semakin baik dan terkendali,namun dalam kasus ini tidak ada yang dijadikan tersangka,”ujar Kapolda.

(Suparman)

Komentar