Kapolri, Tunjangan Kinerja Anggota Porli Dirapel Pembayarannya Enam Bulan Kebelakang

Jawa Tengah456 Dilihat

INILAHONLINE.COM, SEMARANG

Kapolri Jenderal Polisi Tito Karnavian mengatakan, tunjangan kinerja anggota Polri bakal dinaikan menjadi 70 persen dari penghasilan yang dibawa pulang.Tunjangan kinerja ini sebagai salah satu upaya untuk mencegah terjadinya korupsi.

”Tunjangan itu sudah disetujui Bapak Presiden, pada bulan ini sudah diperintahkan untuk dibayar. Oleh karena itu, tunjangan kinerja yang sudah disetujui oleh Presiden ini, akan dirapel pembayarannya selama enam bulan ke belakang,”kata Kapolri saat meresmikan Klinik Wira Pratama di Komplek Akpol Semarang, Minggu (9/12/2018).

Menurut Kapolri, ke depan besaran tunjangan kinerja akan terus ditingkatkan hingga mencapai 100 persen. kalau tunjangan kinerjanya sampai 100 persen, seorang Kombes bisa membawa pulang sekitar Rp 25 juta hingga Rp 30 juta per bulan.

”Peningkatan kesejahteraan tersebut sebagai upaya untuk meningkatkan kinerjanya. Anggota Polri untuk bisa baik harus sejahtera, sedangkan uang yang dibawa pulang atau takehompay harus cukup untuk memenuhi kebutuhan dasar keluarga,”kata Tito.

Sementara itu, Klinik kesehatan Wira Pratama merupakan sumbangan Alumni Akademi kepolisian (Akpol) Semarang angkatan 1997. Klinik tersebut berlokasi di tepi jalan Papandayan sebelah utara Komplek Pendidikan pencetak Perwira Polri.

”Keberadaan Klinik yang ditujukan bagi masyarakat di sekitar Akpol tersebut, akan memperkuat jaringan rumah sakit milik Polri. Klinik ini menjadi salah satu sarana komunikasi Polri kepada masyarakat,”papar Kapolri.

Dengan posisinya yang berada di tepi jalan, Kapolri mengharapkan klinik kesehatan ini bisa dimanfaatkan oleh masyarakat sekitar. ”Jangan ada kesan Polri itu sebagai institusi penegak hukum yang kerjanya nangkepin orang saja, tetapi juga harus menunjukkan nilai positif,”katanya.

Gubernur Akpol Semarang Irjen Pol Rycko Amelza Dahniel mengatakan, bahwa klinik yang berdiri di atas tanah 460 meter persegi ini terdiri atas dua bangunan.

”Dengan pembangunan yang memakan waktu sekitar satu tahun ini, klinik kesehatan Akpol dilengkapi dengan lima poliklnik untuk melayani masyarakat termasuk satu instalasi gawat darurat (IGD),”paparnya.

(Suparman)

banner 521x10

Komentar