oleh

Kesehatan Wartawan Bogor Terancam Virus Corona

INILAHONLINE.COM, BOGOR

Kesehatan wartawan di Bogor terancam dengan menyebarnya wabah virus Corona (Covid-19). Pasalnya, sejumlah orang yang diduga terpapar covid-19 pernah berkunjung atau pulang dari Bogor.

Untuk mengantisipasi penyebaran virus corona dikalangan jurnalis, Kelompok Wartawan (Pokwan) DPRD Kota Bogor mengajak seluruh wartawan yang bertugas di wilayah Bogor untuk memeriksakan kesehatannya.

“Test kesehatan akan dilaksanakaan hari pada Kamis, 19 Maret 2020 mulai pukul 12:30 di aula DPRD Kota Bogor. Karena tugas jurnalis yang dituntut selalu berinteraksi dengan siapapun pada saat di lapangan, sehingga membuat dirinya rentan terpapar penyakit khususnya virus Covid-19 yang kini tengah diantisipasi penyebarannya,” jelas Koordinator Pokwan DPRD Kota Bogor, Aldo Herman Indrabudi, Rabu (18/3/2020).

Menurut Aldo, pihaknya mengajak para wartawan khususnya di Bogor untuk memeriksakan kesehatannya, agar sedini mungkin dapat mengetahui kondisi kesehatannya ditengah mewabahnya Covid-19 yang belakangan ini telah merenggut korban.

“Mari kita periksa diri kita masing-masing sebagai langkah antisipasi dan pengecekan kondisi kesehatan kita,” ajak Aldo

Sementara salah seorang wartawan Harian Pakuan Raya (PAKAR) Roy Andi Tachta, mengingatkan kepada para jurnalis khususnya yang bertugas di lapangan agar tetap waspada dan berhati-hati saat melakukan kegiatan peliputan kegiatan yang melibatkan banyak orang, karena kasus pandemi Covid-19 ini serius untuk diantisipasi.

“Anak sekolah telah diliburkan selama 14 hari kedepan, bahkan Kepala BNPB Doni Monardo juga memperpanjang masa tanggap darurat selama 92 hari hingga bulan Mei mendatang,” tandasnya.

Masih kata Roy, profesi wartawan saat ini benar benar dalam posisi dilema, sementara jurnalis harus tetap bertugas untuk memberikan informasi kepada khalayak, namun ancaman virus Corona dapat mengintai para jurnalis yang lebih banyak menjalankan tugas jurnalustik dilapangan.

“Kita harus tetap menjaga kesehatan, ada istilah tidak ada berita seharga nyawa. Tapi ada anekdot kiamat pun wartawan tetap liputan,” kelakar Roy.

(Ian).

Komentar