oleh

Ketua DPP LVRI Mayjen (Purn) Syaiful Sulun : Terorisme dan Radikalisme Merupakan Bentuk Pengkhianatan Terhadap Bangsa

INILAHONLINE.COM, JAKARTA – Dewan Pimpinan Pusat Legiun Veteran Republik Indonesia (DPP LVRI) mengutuk keras aksi terorisme bom bunuh diri yang terjadi di depan Gereja Katedral Makassar belum lama ini. Demikian ditegaskan Ketua DPP LVRI, Mayjen TNI (Purn) Syaiful Sulun dalam keterangan persnya kepada media.

“Tindakan teroris ini selain menimbulkan ketakutan dan kekacauan dalam masyarakat juga dimaksudkan untuk menghilangkan kepercayaan masyarakat terhadap Pemerintah.  Negara harus menghentikan dengan menyiapkan UU atau aturan yang keras untuk mencegah tumbuh kembangnya terorisme,” tegasnya.

Menurutnya, terorisme adalah buah dari radikalisme di mana toleransi, keberagaman tidak mendapat tempat.  Terhadap orang yang berseberangan dianggap musuh atau lawan yang harus disingkirkan bahkan dihancurkan. Radikalisme dengan khilafah sebagai ideologi menggunakan agama untuk mencapai cita-cita/tujuan yaitu berdirinya Negara Khilafah Indonesia.

Presiden Joko WIdodo ketika melantik Mayjen (Purn) Syaiful Sulun sebagai Ketua DPP LVRI di Istana Negara beberapa waktu lalu. (Foto : Setpres)

“Terorisme dan Radikalisme harus diberantas tuntas, karena merupakan bentuk pengkhianatan terhadap bangsa. Mari perkuat diri seluruh kekuatan nasional, parpol, ormas dan lainnya harus berideologi Pancasila,” tandas prnawirawan Jenderal Bintang Dua TNI-AD tersebut.

Lebih lanjut Syaiful Sulun mengatakan, kita sebagai pejuang tetap pegang teguh amanah pendiri bangsa, bahwa negara yang kita bangun ini adalah atas dasar paham Pancasila bukan atas dasar paham liberalisme dan bukan komunisme serta bukan pula atas dasar paham agama. 

“Kami mendesak kepada agar segera buat undang-undang seperti TAP XXV/MPR yang melarang berbagai ideologi yang mengancam Pancasila khususnya paham khilafah,” ujarnya.

Ketua DPP LVRI, Mayjen (Purn) Syaiful Sulun ketika berkunjung ke Panglima TNI Marsekal Hadi Tjahjanto

Masih kata Ketua DPP LVRI, baginya tidak ada toleransi bagi siapa saja yang akan merubah ideologi bangsa, karena bangsa aini sudah sepakat menjadikan Pancasila sebagai dasar dan ideologi negara. Untuk itu, DPP LVRI mengajak seluruh elemen bangsa tetap bersatu padu memperkuat persatuan dan kesatuan bangsa.

“Jangan ada celah sedikitpun bagi para pengkhianat bangsa untuk merubah ideologi yang sudah disepakati bangsa ini yaitu Pancasila.  Kita harus menjadi bangsa yang kuat terhadap berbagai ancaman dan gempuran,” ucapnya. 

Selain itu Ketua DPP LVRI ini mengajak kepada komponen bangsa untuk terus menjaga martabat serta kedaulatan bangsa dan negara, agar negara kita tetap disegani oleh negara-begara lain sebagai negara yang bermartabat dan berdaulat

“Mari jadikan bangsa ini bangsa yang bermartabat, berdaulat dan disegani oleh bagnsa-bangsa lain di dunia. Lawan terorisme, radikalisme dan khilafahisme serta kobarkan semangat para pejuang untuk menjadikan bangsa ini merdeeka lahir batin dan damau selamanya,” pungkasnya. (Heru Christiyono Amari)

Komentar