oleh

Memperingati Hari AIDS dengan Lomba Penulusan Puisi, Artikel dan Poster

INILAHONLINE.COM, MAGELANG

Memperingati Hari AIDS Sedunia (HAS) tingkat Kabupaten Magelang, ditandai lomba penulisan puisi bagi siswa SD, penulisan artikel dan pembuatan poster bagi siswa SMP, serta senam yang diikuti ratusan warga, berlangsung di Balkondes Tuk Songo Borobudur, Minggu (1/12).

Kegiatan diawali senam bersama ketua tim penggerak PKK, Christanty Handayani Zaenal Arifin, serta Ketua Bhayangkari Cabang Magelang, RR Rosianti Wahyu Soviarini Pungky Bhuana Santosa, komunitas senam di Kabupaten Magelang, dilanjutkan lonba senam.

Ketua Panitia Djawawi mengatakan, kegiatan ini bertujuan meningkatkan kesadaran masyarakat untuk mencegah dan menanggulangi HIV/Aids. Juga meningkatkan kerjasama pelaku pelayanan kesehatan, baik pemerintah maupun non pemerintah, mencapai target nasional.

“Disisi lain untuk meningkatkan pemahaman dan kesadaran masyarakat tentang HIV/Aids untuk mencegah dan menanggulangi,” kata Djawawi yang juga Kabag kesra Kabupaten Magelang.

Acara yang digelar atas kerja sama dengan PWI Kabupaten Magelang, berlangsung meriah. Belasan kelompok senam unjuk kebolehan dalam lomba senam kreasi. Juga lomba poster antar pelajar SMP, penulisan artikel antar SMP, serta lomba puisi tingkat SD.

Menurut Djawawi, kepedulian dan kesadaran masyarakat tentang pentingnya mengetahui status diri, terutama mereka yang beresiko. Yang tidak kalah penting, adalah menggali potensi kreatif para penderita HIV/AIDS. Bahkan lomba penulusan puisi, artikel dan poster, juga mengambil tema tebtang bahaya Narkoba, HIV/AIDS.

Sekda Kabupaten Magelang, Drs H Adi Waryanto mewakili Bupati Magelang dalam sambutannya menginginkan, peringatan hari AIDS sedunia tahun 2019 dengan tema ‘Bersama Masyarakat Meraih Sukses’ ini, bisa untuk meningkatkan hubungan kerjasama dari seluruh pelaku pelay kesehatan, baik pemerintah dalam mencapai target nasional HIV/AIDS dan PIMS.

Bupati Magelang Zaenal Arifin mengajak kepada masyarakat untuk selalu memberi keyakinan kepada penderita, bahwa ada obat, ada jalan dan jangan pernah patah arang dan putus asa terhadap jalan kesembuhan dari segala penyakit.

“Memiliki HIV dalam diri, bukan akhir dari segalanya, karena orang yang terinfeksi virus ini, dapat tetap hidup sehat, produktif dan menghasilkan karya-karya yang hebat dan bermanfaat bagi orang lain,” ujarnya.

(Ali Subchi)

Komentar