oleh

Miris, SD Negeri 2 Layungsari Kota Bogor tak seindah taman kota

SD Negeri Layungsari 2 Kota Bogor
tak se-indah taman kota.

InilahOnline.com. (Kota Bogor) – Pesatnya pembangunan taman dan pedestrian bernilai miliaran rupiah disetiap titik pusat Kota Bogor membuat kita bangga sebagai warga Bogor yang telah memiliki fasilitas tersebut. Yang saat ini dapat dinikmati keberadaanya. Namun lain halnya dengan bangunan SD Negeri 2 Layungsari Jl. Layungsari III No.34, Empang, Bogor Selatan, Kota Bogor, Jawa Barat.

Terlihat pantauan dari InilahOnline.com, Selasa (17/01/17),  lokasi bangunan sekolah yang kondisinya sangat memprihatikan nyaris luput dari perhatian Pemerintahan Kota Bogor Jawa Barat.

“SD Negeri 2 Layungsari Kota Bogor yang telah berdiri sejak 1976 hingga saat ini belum pernah tersentuh dan mendapatkan bantuan perbaikan atau pun  renovasi oleh pihak Pemerintah Kota Bogor. Kondinya selain sangat memprihatinkan, terlihat kumuh banyak internit yang sudah terlepas di gedung sekolah tersebut.

Bahkan, beberapa atap bangunan mengalami kerusakan parah sehingga apabila hujan turun kebocoran terlihat dimana-mana. Akibatnya kegiatan belajar mengajar para dan aktivitas siswa pun terganggu dengan kondisi bangunan yang sudah tidak layak ini.

Hal itu dikatakan Kepala Sekolah SDN 2 Layungsari, Bambang Irwanto. Dirinya mengeluhkan kondisi dan keberadaan sekolahnya tersebut. Dia mengaku kesulitan dalam mengatasi masalah ini, karena pihak sekolah tak memiliki biaya untuk merehab dan memperbaikinya. Meski demikian, dirinya akan terus berjuang untuk mengajukan bantuan kepada pihak dinas instansi terkait.

“Dengan kondisi bangunan seperti ini, otomatis mengganggu aktivitas para siswa. Saya kesulitan mengatasi permasalahan ini, sebab sekolah tak memiliki biaya untuk memperbaikinya. Kerusakan bangunan sekolah memang cukup parah dan membutuhkan biaya yang besar untuk memperbaikinya. Meski begitu, pihaknya akan coba mengajukan permohonan bantuan ke Dinas Pendidikan,” tuturnya.

Sementara itu, Edi Suwardi, penjaga sekolah menambahkan, bahwa kondisi bangunan sekolah sudah lama rusak dan sudah seharusnya diperbaiki. Sebab, sebagian material bangunannya sudah mengelupas dan merosot.

“Saya asli orang sini dan saya juga dulu bersekolah disini. Jadi, tahu betul kondisi bangunan yang ada disini. Sekolah ini, dibangun 1976 dan selama berdiri belum pernah ada perbaikan,” ungkap Edi sembari menunjukkan kamar mandi siswa yang rusak. (nicko)

Komentar