oleh

Pamit Cari Burung, 3 Bocah Tewas Tenggelam Di Kubangan Bekas Tanah Galian

INILAHONLINE.COM, PONOROGO

Pamit mencari burung mengisi libur panjang, 3 bocah malah ditemukan jadi mayat, tenggelam di kedung, di Desa Wringinanom, Kecamatan Sambut, Ponorogo, Minggu (1/11/2020).

Penemuan 3 mayat tenggelam yang rata rata usia sekolah dasar (SD), menggegerkan warga sekitar. Ketiga korban, yang duduk di bangku kelas 2 dan 3 SD, Dian (8 tahun), Robi (8), dan Eza (9).

“Sebelum ditemukan warga, ketiga korban yang tewas tenggelam pamit mencari burung di tegalan. Ya, sudah garis nasibnya mati tenggelam,” ungkap seorang warga sekitar, seperti dilansir Wartatransparansi grup siberindo.co.

Akhirnya, jasad ketiga korban dievakuasi warga setempat, bersama petugas BPBD dan aparat kepolisian, dari dasar kedung (istilah setempat seperti kubangan mirip waduk, red) berkedalam lebih satu meter yang langsung mendapat police line itu.

Orang tua para korban sempat mencari keberadaan anak-anaknya, lantaran sampai siang para korban tak kunjung pulang. Orang tua para korban mengaku sempat cemas, mengkhawatirkan keselamatan mereka.

Sumber di tempat kejadian menyebutkan, sebelum celaka ketiga korban mengajak serta seorang teman sebayanya lagi yang belum diketahui identitasnya, sepakat berburu burung di areal tegalan. Malangnya, seekor pun burung tak didapat justru pemburunya yang celaka.

Mengetahui ketiga temannya tenggelam, kawan korban yang selamat berlari menuju kampung sambil berteriak minta tolong. Teman korban yang kebingungan mencari pertolongan itu, ditanggapi Sarmianto, warga setempat yang kebetulan melintas.

“Saya melihat ada anak teriak teriak minta tolong. Saya langsung ke lokasi dan curiga mereka memang tenggelam. Saya langsung melapor kepada aparat desa,” ujar Sarmianto.

Ditambahkannya, menurut pengakuan teman korban yang selamat, para korban mandi di kedung namun tidak segera muncul kembali.

Hasil pemeriksaan yang dilakukan tim medis Puskesmas setempat, disaksikan aparat Polsek Sambit dan Koramil terkait, tidak ditemukan adanya unsur mencurigakan atas kematian para korban. Para petugas ini menyimpulkan tewasnya para korban murni akibat tenggelam di kedung.

Akhirnya jasad para korban langsung dibawa ke rumah duka masing masing, untuk segera dimakamkan. (*)

Komentar