Pembangunan Jembatan Gantung Banyusidi Telah Dana Rp 2,5 Miliar

INILAHONLINE.COM, PAKIS-KAB. MAGELANG

Kementrian PUPR kembali membangun jembatan gantung di Kabupaten Magelang pada akhir tahun 2020 ini. Jembatan di atas Sungai Soti tersebut, dianggarkan sebrsar Rp 2,5 Miliar, akan menghubungkan warga di dua kecamatan, yakni Kecamatan Pakis dan Candimulyo.

Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) 2.7 Propinsi Jateng, Dinar Pangayoman, Jumat (23/10-2020) mengatakan, Jembatan Gantung Banyusidi, menelan dana sebesar Rp 2,5 Miliar dari anggaran APBN tahun 2020, menggunakan kerangka besi dan tiang pancang untuk menahan rangka jembatan.

Untuk panjang jembatan Banyusidi sekitar 42 meter, dengan lebar sekitar 1,8 m. Jembatan ini dibangun oleh Kementrian PUPR, Balai Besar Pelaksanaan Jalan Nasional Jawa Tengah – DIY, sebagai pihak pelaksananya, adalah PT Arcon Teknik Indonesia. Untuk waktunya sampai pertengahan tahun 2021 mendatang.

Kepala Desa (Kades) Banyudisi, Yuwono pada sosialisasi dan tasyakuran kepada warga mengatakan, jembatan ini terealisasi berkat aspirasi dari Bapak Ir Sudjadi, anggota Komisi V DPR RI Fraksi PDI Perjuangan.

Saat kunjungan ke desa Banyusidi beberapa waktu lalu, beliau mendengarkan keluhan kami. Dimana saat kami akan ke surodadi dan sebaliknya, harus memutar sangat jauh. Butuh waktu sekitar 20 hingga 30 menit. Namun dengan adanya jembatan ini, cukup lima menit sudah sampai.

Pembangunan Jembatan Gantung Banyusidi oleh Kementerian PUPR, menjadi harapan warga di dua wilayah kecamatan, yakni Kecamatan Pakis dan Candimulyo, Kabupaten Magelang. Sebab jembatan gantung yang meintas di atas Sungai Soti tersebut, bisa memotong jarak warga hingga lima (5) kilo meter.

Sebelum pembangunan jembatan Gantung Banyudisi oleh Kementrian PUPR Balai Besar Pelaksanaan Jalan Nasional Jateng – DIY dimulai, dilakukan sosialisasi dan tasyakuran bersama warga setempat, dihadiri perwakilan Ir Sudjadi (anggota DPR RI), Camat Pakis M Taufik, Camat Candimulyo Mulyono.

Menurut Yuwono, pembangunan Jembatan Gantung Banyusidi di atas Sungai Soti ini, nantinya menghubungkan warga di dua desa di Kecamatan Pakis dan Candimulyo. Yakni Dusun Wiropati Desa Banyusidi, Kecamatan Pakis, dan Dusun Gemawang, Desa Surodadi, Kecamatan Candimulyo.

Jembatan Gantung Banyusidi, sangat bermanfaat, karena multi fungsi. Selain memperlancar transportasi warga, juga mampu mendukung dari sisi pendidikan. “Diharapkan mampu meningkatkan kesejahteraan warga. Tapi juga membantu anak-anak yang akan bersekolah. Tidak perlu memutar lagi, saat berangkat maupun pulang sekolah,” imbuhnya.

Camat Pakis, M Taufik dan Camat Candimulyo, Mulyono dalam sambutannya menyampaikan apresiasi terhadap pembangunan jembatan gantung ini. Semoga jembatan gantung ini kedepan, akan meningkatkan taraf hidup warga, baik warga Desa Banyusidi maupun Surodadi.

“Disisi lain juga diharapkan mampu meningkatkan tali silaturahmi, kerjasama, persatuan dan kesatuan antar desa di dua kecamatan. Yakni Pakis dan Candimulyo, dengan jembatan ini arus transportasi antar warga bisa lebih dekat,” harapnya. (Ali Subchi)

banner 521x10

Komentar