oleh

Peringati HUT Kemerdekaan RI Ke-74 dan Bakal Pecahkan Guiness Book Record, Polda Jateng Kirim 49 Penyelam ke Kawasan Pantai Magamas Manado

INILAHONLINE.COM, SEMARANG

Dalam rangka memperingati Hari kemerdekaan Republik Indonesia ke-74 sebanyak 49 personil yang tergabung dalam Tim penyelam Polda Jateng, bakal memecahkan rekor dunia Guines Book Record dalam menyelam selama 45 menit di dasar laut bebas di Pantai Manado kawasan Magamas Menado, Sulawesi Utara. Tim Polda Jateng ini akan bergabung bersama penyelam lainnya dari Indonesia sehingga jumlahnya mencapai 3000 penyelam yang terdiri dari pria dan wanita.

”Pelaksanaan kegiatan yang dilaksanakan tanggal 1-3 Agustus 2019 mendatang ini, tim penyelam dari Polda Jateng akan ikut gabung dengan tim lain di Indonesia di Pantai Kawasan Magamas Menado Sulawesi Utara,”ujar Dirpolairud Kombes Pol Risnanto kepada awak media di Kolam Renang GOR Manunggaljati Semarang, Sabtu (27/7/2019).

Menurut dia, penyelam yang kebanyakan anggota polisi wanita ini diharapkan bisa ikut memecahkan record dunia terlama di dasar bawah laut lepas selama 45 menit, sehingga dengan kedalaman kurang lebih 20 meter ini bisa berjalan dengan target yang ditentukan. Namun tim penyelam yang belum terlalu lama melakukan latihan menyelam di dasar laut ini tidak mengalami kendalam pada saat menyelam dilaksanakan.

”Tim penyelam yang sudah melakukan fisik selama dua bulan di perairan laut Karimunjawa ini, bisa melakukan penyelaman dengan kedalaman air laut lepas secara baik dan tidak mengalami kendala,”papar Dirpolairud.

Sementara Brigda Adzima Polwan yang setiap harinya berkantor di Mapolda Jateng mengaku, siap melakukan penyelaman dalam rangka memcehkan rekor dunia dalam Guines Book Record. Oleh karena itu, pihaknya merasa yakin bisa meraih itu, karena sudah dilatih selama dua bulan di pantai Karimunjawa, baik secara teori maupun praktek.

”Jadi sudah tidak ada rasa takut, karena persiapan fisik sudah dilakukan sehingga mudah-mudahan tidak terjadi kendala didalam air tersebut,”ungkapnya.

Namun demikian, lanjutnya, penyelaman yang dilakukan di kolam renang di GOR Manunggajati ini, merupakan penyelaman dalam rangka refresing sehingga tidak lepas dari teori dan praktek yang diterapkan.

”Hanya supaya didalam penyelaman bawah air bisa tahan lama, alat yang dibawa diantaranya tabung gas oksigen yang digunakan untuk bernafas harus benar-benar dalam kondisi baik dan sempurna, sehingga jika digunakan dalam kedalaman air tidak terjadi masalah,”paparnya.

(Suparman)

Komentar