Perumda Tirta Pakuan Gerak Cepat Tangani Kebocoran Pipa Transmisi di Jalur Tangkil–Caringin

Tak Berkategori57 Dilihat
Petugas teknik Perumda Tirta Pakuan saat kejadian kebocoron pipa bergerak cepat melakukan perbaikan dan proses normalisasi guna mempercepat pemulihan jaringan ke rumah pelanggan. (Foto : Dok. Humas Perumda)


INILAHONLINE.COM, BOGOR – Perusahaan Umum Daerah (Perumda) Tirta Pakuan Kota Bogor bergerak cepat saat menangani kebocoran pipa transmisi berdiameter 400 milimeter di jalur Tangkil menuju wilayah Caringin., Bogor
 
Akibat kejadian kebocoran pipa tersebut, maka pada hari Senin (9/2/2026), berdampak pada distribusi air bersih ke sejumlah kawasan di Bogor.
 
Manager Non-Revenue Water (NRW) dan Transmisi Distribusi Perumda Tirta Pakuan Kota Bogor, Nasrul Zahar menjelaskan, bahwa proses perbaikan utama telah rampung. Namun, tahapan berikutnya berupa normalisasi aliran memerlukan waktu karena kondisi elevasi jalur pipa yang tidak merata.
 
“Kemarin kebocoran sudah berhasil diperbaiki. Namun, setelah perbaikan, kami harus melakukan normalisasi pengaliran. Karena elevasi pipa naik-turun, proses ini memang membutuhkan waktu lebih lama,” ujarnya, Selasa (10/2/2026).

 Menurut Nasrul, pihaknya berpengalaman dalam menangani kebocoran serupa sebelumnya, sehingg membuat proses normalisasi dapat dilakukan lebih cepat, sehingga aliran air sudah kembali disalurkan pada malam hari.
 
“Alhamdulillah, berkat pengalaman sebelumnya, normalisasi semalam tidak terlalu lama. Air yang sempat dihentikan sudah bisa kami alirkan kembali,” ungkapnya.
 
Nasrul juga menjelaskan, saat proses penyaluran ke jalur Ciawi, Tajur, dan Dekeng akan dilakukan, petugas kembali menemukan kebocoran baru pada pipa berdiameter sama di titik berbeda. Pipa tersebut berjenis PPC dan berada di sekitar jalur Rancamaya.
 
“Saat akan menormalisasi aliran ke jalur Ciawi, Tajur, dan Dekeng, ternyata terjadi kebocoran lagi pada pipa PPC dengan diameter yang sama, sekitar 400 milimeter. Lokasinya berbeda dari kebocoran sebelumnya,” jelasnya
 
Lebih lanjut Nasrul mengatakan, untuk meminimalisasi dampak gangguan layanan, Perumda Tirta Pakuan melakukan rekayasa aliran dengan mengubah jalur distribusi air dari Reservoir Rancamaya ke sejumlah wilayah terdampak.
 
“Kami sempat lakukan rekayasa aliran. Jalur yang sebelumnya dari Tangkil ke Ciawi, sekarang kami alihkan dari Reservoir Rancamaya. Sementara aliran dari Tangkil kami arahkan ke wilayah Dekeng. Ini agar air tidak melewati titik kebocoran,” tandasnya.
 
Selain itu, Nasrul juga mengatakan, langkah tersebut diharapkan dapat mengurangi gangguan distribusi air kepada pelanggan selama proses perbaikan berlangsung. “Dengan rekayasa ini, kami berharap gangguan layanan tidak terlalu signifikan bagi pelanggan. Setelah perbaikan di titik kedua selesai, normalisasi bisa dilakukan lebih cepat,” imbuhnya.
 
Masih kata Nasrul, pekerjaan telah selesai dilakukan sekitar pukul 18.00 WIB. Sehingga saat ini, aliran air mulai dibuka kembali secara bertahap.  Petugas terus melanjutkan proses normalisasi untuk mempercepat proses pemulihan jaringan di wilayah terdampak. Saat ini, aliran air mulai dibuka kembali secara bertahap.
 
“Petugas kami masih terus melakukan proses normalisasi guna mempercepat pemulihan jaringan ke rumah pelanggan. Terima kasih atas kesabarannya,” pungkas Nasrul. (Ian)
 

 

banner 521x10

Komentar