Proyek Dermaga Disparbud Karawang Diduga Sarat KKN

Berita, Hukkrim, Pantura635 Dilihat

INILAHONLINE.COM, KARAWANG

Proyek Dermaga yang menelan Dana APBD sebesar 430 juta diduga sarat dengan Korupsi Kolusi dan Nepotisme (KKN) . Pasalnya meski tampak secara kasatmata pembangunan dikerjakan asal jadi, tapi pihak Dianas Pariwisata dan Kebudayaan Kabupaten Karawang terkesan mengabaikan. Ironisnya pihak kontraktor mengaku pekerjaan sudah sesuai RAB dan sudah diterima oleh Dinas terkait,

Diakui Cecep Ashari, Dua titik pekerjaan Dermaga Perahu dikerjakan oleh CV, SLI sementara yang satunya dikerjakan oleh CV. RM.

“Memang benar yang dua titk saya yang mengerjakan benderanya CV.SLI, sementara yang satunya CV. RM, namun semuanya sudah tidak ada masalah, bahkan pihak Disparbud juga sudah datang kelokasi dan sudah menerima,“ ujar Cecep Ashari

Proyek Dermaga Perahu di Obyek Wisata Pantai Sedari bukan hanya dipersoalkan warga setempat saja tetapi sudah menjadi sorotan dari sejumlah aktivis.

Menurut Abdul Haris , Ketua Tim Investigasi LSM KOMPAK , bahwa proyek Dermaga di Obyek Wisata Pantai Sedari diduga penuh dengan konspirasi antara Disparbud dengan kontraktor sehingga, kata dia, proyek PARBUD ini layak untuk dilaporkan kepada pihak penegak hukum.

Haris menambahkan Secepat nya tim LSM Kompak akan lakukan audensi dengan pihak Parbud karawang, yang mana menurut Haris LSM Kompak sudah memiliki data dalam bentuk tertulis terkait proyek tersebut.

“Kalau apa yang dikatakan Cecep Ashari itu benar bahwa proyek sudah dinyatakan diterima Dinas PARBUD rampung 100 persen dan tidak ada masalah dalam kontruksi, itu artinya semakin jelas adanya konspirasi antara Dinas PARBUD dan kontraktor, kita melihatnya secara kasatmata saja, bagaimana mungkin pekerjaan itu dinilai baik kalau belum lama dibangun tapi sudah pada goyang dan mau ambruk, ” kata Abdul Haris pada minggu ( 29/12/2019).

Sementara Asden (52) yang rumahnya dekat dengan lokasi proyek menilai, Dermaga yang dibangun PARBUD tidak layak dipakai, bukan hanya yang di Tirtasari saja tetapi yang lainnya juga alangkah baiknya dibongkar,

“Dermaga yang di Dusun Telarsari sudah miring dan yang depan rumah saya railingnya (pagar besinya) sudah goyang, padahal semuanya dibangun mulai Bulan September hingga Oktober lalu, itupun baru bisa merampungkan pada bulan Desember, artinya baru beberapa hari saja. Saya kuatir jika pengunjung berdesakan diatas dermaga, pagar besi ini pasti akan roboh,” Katanya.

(Joen)

banner 521x10

Komentar