oleh

PSSI Belum Bersih dari Mafia

INILAHONLINE.COM, JAKARTA

Kongres Luar Biasa (KLB) PSSI yang akan dilaksanakan pada akhir bulan ini desas-desusnya direncankan tidak akan mengadakan pemilihan ketua umum. Pasalnya, KLB yang dilaksanakan akhir bulan ini sangat mencederai masyarakat Indonesia.

Ketua Umum (Forum Pencinta Sepakbola Indonesia) FPSI Ibnu ZS melihat acara KLB tersebut merupakan strategi mafia bola yang ingin terus menguasai PSSI.

“KLB pemilihan ketua umum baru akan dilaksanakan pada bulan Januari 2020 merupakan strategi mafia untuk dapat menguasai terus PSSI. Mengingat hasil putusan sidang Joko Driyono hanya 1 tahun 6 bulan,” kata Ibnu.

Menurut Ibnu, ada kemungkinan Joko Driyono akan kembali maju sebagai calon ketua umum PSSI. “Pada bulan november atau desember 2019 Joko Driyono sudah bebas bersyarat. Tidak menutup kemungkinan Joko Driyono bakal nyalon kembali sebagai ketua umum PSSI,” tutur Ibnu. Ibnu sangat khawatir jika Joko Driyono kembali menjadi Ketua Umum PSSI, “Kita harus waspada sebagai masyarakat pecinta sepakbola Indonesia,” imbuhnya.
Dirinya menghimbau kepada para voters untuk selalu solid dan satu suara dalam menyuarakan berantas mafia bola.

“Kami dari FPSI menghimbau kepada seluruh voters untuk satu sikap dan satu suara yaitu bersihkan PSSI dari mafia bola dan jangan mau memilih tokoh-tokoh yang terindikasi terlibat jaringan mafia bola,” imbaunya.

(Kristian B Lukito)

Komentar