INILAHONLINE.COM, BABEL – Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Provinsi Kepulauan Bangka Belitung (Babel) menyambut baik dan mendukung langkah rekonsiliasi penyelesaian kemelut di kepengurusan PWI Pusat. Demikian dikatakan Ketua PWI Babel, M Fathurrakhman kepada media, Minggu (18/5/2025)
Pernyataan Ketua PWI Babel yang akrab disapa Boy ini mengatakan, bahwa pihaknya mendukung upaya rekonsiliasi di tubuh organisasi PWI, menyusul pertemuan antara dua Ketua Umum PWI hasil Kongres Luar Biasa (KLB) Zulmansyah Sekedang dengan Hendry Ch Bangun hasil Kongres PWI Ke XXV Tahun 2023 yang digelar di Bandung.
Pertemuan antara Ketum Zulmanyah dengan Ketum Hendra Ch Bangun yang digelar di Jakarta pada Jumat malam, 16 Mei 2025 lalu atas inisiatif CEO Tribunnews, Dahlan Dahi yang juga anggota Dewan Pers. “Prinsipnya kita dukung dan menyambut baik. Sebab, sejak terjadinya persoalan ini, PWI dirugikan. Karenanya harus segera diakhiri,” kata Boy.
Namun, Boy mengingatkan agar rekonsiliasi berjalan mulus, harus benar benar mengedepankan kepentingan organisasi dqan harus dibangun dengan niat yang baik, tulus demi marwah PWI atas hasil “Kesepakatan Jakarta” yang ditandatangani oleh kedua belah pihak.
“Dengan adanya rencana digelarnya Kongres Penyatuan pada Agustus 2025, saya mengingatkan semua pihak agar menghormati proses demokrasi PWI daerah yang sudah berjalan sebelumnya,” uajarnya.
Lebih lanjut lanjut Boy menandaskan, terkait dengan kedaulatan anggota PWI daerah yang sudah punya kepengurusan definitif hasil dari pilihan anggota daerah masing-masing. “Ini harus dihormati. Artinya, terkait peserta kongres nantinya, tetap mengedepankan peserta kongres adalah provinsi hasil konferensi daerah,” kata Boy.
Sementara itu, Sekretaris PWI Babel, Fakhruddin Halim jufga menegaskan, PWI Babel siap mengikuti pelaksanaan kongres penyatuan dan diakhirinya persoalan PWI sejak didera berbagai persoalan pada 2024.
“Kepentingan masa depan organisasi harus dikedepankan. Nah, kita menyambut baik adanya kesadaran tersebut. Kita berharap berbagai kegiatan dan pekerjaan yang selama ini tertunda dapat segera dijalankan seiring dengan rekonsiliasi,” jelasnya.
Menurut Halim, apa yang disampaikan oleh Ketua PWI Babel, pihaknya meminta dan berharap, agar semua pihak harus menghormati dan mengedepankan keinginan yang baik ini. “Apapun keputusan dari hasil Kongres Persatuan PWI nanti, maka harus kita hormati dan harus jaga bersama, termasuk menghormati kedaulatan PWI daerah. Ini akan menjadi cermin bagi keputusan masing-masing,” pungkasnya. (Deni Firmansyah)


























































Komentar