
INILAHONLINE.COM, BOGOR – Berdasarkan hasil Laporan Hasil Pemeriksaan (LHP) dari Badan Pemeriksaan Keuangan (BPK), bahwa terdapat ratusan temuan yang didominasi Pungutan Liar (Pungli). Hal itu diungkapkan Penjabat (Pj) Bupati Bogor, Asmawa Tosepu, saat memberi sambutan pada pelantikan pejabat eselon III dan IV dilingkup Pemerintahan Kabupaten (Pemkab) Bogor, bertempat diruang Serbaguna 1, Sekretariat Daerah (Setda), Cibinong, belum lama ini.
“Dalam kurun waktu seminggu kedepan, saya akan panggil oknum-oknum itu. Memalukan dan kepada 67 pejabat yang saat ini telah dilantik, jangan sampai saya mendengar hal seperti itu. Saya minta itu diperhatikan karena kita bekerja dibayar oleh negara dan masyarakat,” tegas Asmawa, didepan puluhan pejabat Pemkab Bogor.
Menurutnya, ia mengaku heran, kepada setiap Aparatur Sipil Negara (ASN) yang tidak merasa malu melakukan perbuatan tak terpuji itu. Apalagi lanjut Asmawa, hasil dari perbuatannya itu untuk membiayai keluarganya. “Apakah kita tidak merasa berdosa, makanya tolong dimanfaatkan dengan baik dan benar jabatan yang saudara-saudara emban ini,” tandasnya.
“Tolong.! Berikan pelayanan kepada masyarakat yang baik, bekerja dengan sungguh-sungguh. Integritas itu menjadi penting”, tegas Asmawa dengan nada tinggi.
Lebih lanjut Pj Bupati Bogor ini mengatakan, bahwa dirinya perlu meningatkan kembali, integritas itu merupakan faktor kunci dalam mewujudkan pemerintahan yang bersih efektif dan efisien. Selain it Asmawa juga mengajak para ASN di lingkungan Pemerintak Kabupaten (pemkab) Bogor untuk melaksanakan pakta integritas.
“Pakta integritas ini bisa dijadikan sebagai momentum memupuk diri sendiri bagi para ASN dalam menjalankan tugasnya dengan baik tanpa adanya tindakan tak terpuji,” ujarnya.

Ditambahkan, Pj Bupati Bogor mengatakan, bahwa integritas itu dilandasi dengan kejujuran dari diri masing-masing, tanggungjawab dan disiplin serta norma serta etika sebagai aparat pemerintah. “Hal-hal begini yang perlu kita benahi sebenarnya, kita harus bisa membenahi tata kelola pemerintahan yang baik”, tutur Asmawa.
Asmawa Tosepu yang pernah menjabat Pj Walikota Kendarai Sulawesi Taenggara ini juga mengungkapkan, bahwa temuan yang disebutnya didominasi oleh aksi pungli yang umumnya terjadi di lingkungan sekolah-sekolah dan ada sebanyak 129 temuan. “Sekolah-sekolah yang hari ini banyak temuan, ada 129 temuan inspektorat. Jadi tolong segera ditindaklanjuti dengan waktu paling lama 60 hari kedepan, termasuk yang berada di Organisasi Perangkat Daerah,” ungkapnya.
Untuk itu, dirinya meminta agar Inspektorat segera bentuk tim untuk kita bedah, serta untuk ketiga kalinya Kabupaten Bogor meraih predikat Wajar Dengan Pengecualian (WDP), apa kita tidak punya keinginan untuk dapat WTP (Wajar Tanpa Pengecualian) kembali?,” imbuhnya.
Di Penghujung sambutannya, Pj Bupati Bogor tersebut meminta kepada para ke 67 Pejabat eselon III dan IV yang baru dilantik, untuk senantiasa menjaga marwah pemerintahan Kabupaten Bogor. Adapun terkait pungli yang disebut tadi, sesuai dengan LHP dari Badan Pemeriksa Keuangan(BPK) tahun 2023, temuannya sangat signifikan.
“Saya minta kepada semua pejabat di Kabupaten Bogor agar temuan BPK ini segera segera ditindaklanjuti termasuk camat-camat yang mempunyai fungsi pembinaan di wilayahnya masing-masing,” pungkas Asmmawa Tosepu yang juga menjabat sebagia Kepala Biro Umum Kemndagri tersebut. (Piya Hadi)


























































Komentar